LSIP dan SIMP Tebar Dividen Buku 2025, Grup Salim Teruskan Kendali Biaya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 1,62% menjadi 6.002 pada Jumat, 24 Juni 2026. Dua emiten perkebunan kelapa sawit milik Grup Salim – PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) – telah memutuskan untuk membagikan sebagian laba bersih tahun buku 2025 kepada para pemegang saham. LSIP, yang menetapkan pembagian dividen tunai senilai Rp83 per saham pada bulan Juli, mengalami pertumbuhan laba bersih mencapai 28 persen hingga Rp1,89 triliun, dibantu oleh penjualan mencapai Rp5,51 triliun selama tahun. Sementara itu, SIMP dengan pembagian dividen sebesar Rp26 per lembar saham pada bulan Juli mendapatkan pertumbuhan laba bersih 33 persen ke angka Rp2,07 triliun dan pendapatan usaha yang melambung 32 persen. Paulus Moleonoto, Presiden Direktur SIMP, menyatakan bahwa Grup Salim akan terus mengelola pengendalian biaya dan efisiensi, memprioritaskan belanja modal, serta meningkatkan produktivitas. Pada perdagangan Jumat, 26 Juni 2026 pukul 12.20 WIB, pergerakan saham LSIP mencapai Rp1.300 atau menguat 8,79 persen secara year-to-date, sementara saham SIMP berada di level Rp540 yang mencerminkan penurunan 5,26 persen year-to-date.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** LSIP, SIMP
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Jumat, 26 Juni 2026 12:42:25 WIB*