PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) merencanakan langkah transformasi bisnis dengan mengakuisisi PT Venturi Tambang Perkasa (VTP), sebuah perusahaan penunjang pertambangan senilai Rp 46,5 miliar. Aksi ini dimaksudkan untuk membantu FITT meningkatkan kinerja keuangan dan fokus lebih pada sektor jasa pertambangan setelah mengurangi ketergantungan pada bisnis perhotelan. Direktur PT Hotel Fitra International Tbk, Ou Yang, berharap aksi ini dapat menjadi titik balik bagi FITT dari status perusahaan hotel yang merugi ke bisnis jasa tambang yang lebih menjanjikan dan berkelanjutan. VTP, dimana bisnisnya terletak pada penggalian dan penunjang pertambangan melalui sistem business to business (B2B), telah mencatatkan pendapatan sebesar Rp 128,7 miliar tahun 2025 dengan laba operasional sekitar Rp 36 miliar. FITT juga menunjukkan kebijakan pemutusan hubungan kerja (PDKT) terhadap dua anak usahanya untuk memperoleh dana yang dapat digunakan dalam proses akuisisi VTP. Dari total dana yang didapatkan, sekitar Rp 46,5 miliar akan dialokasikan untuk pembelian saham VTP dari PT Sheng Yue Hengli, sementara sisanya digunakan untuk penyelesaian utang perusahaan. Setelah proses akuisisi ini rampung, FITT bertransformasi menjadi investasi holding yang fokus pada sektor pertambangan, dan akan merencanakan strategi pengembangan bisnis bertahap selama satu hingga dua tahun, dengan prioritas untuk integrasi bisnis dan penataan struktur.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** FITT
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Jumat, 26 Juni 2026 19:10:29 WIB*