PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), Emiten Prajogo, mengungkapkan keterbukaan informasi tentang perusahaan yang akan menerima dana investasi dalam jumlah besar. Investasi tersebut berasal dari VinEnergo Energy Joint Stock Company dan berfokus pada proyek-proyek energi terbarukan di Provinsi Gia Lai, Vietnam. Total investasi mencapai lebih dari Rp 2.6 triliun meliputi pembangkit listrik tenaga angin yang akan memproduksi sebesar 80 MW dan berlokasi di Chư Pưh dan Ia Le.
Investasi terbesar dilakukan pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin Chư Pưh 1.1, dengan total investasi lebih dari Rp 1.852 miliar. Proyek ini dikelola oleh Perusahaan Saham Gabungan Energi Hijau Chư Pưh Vượng Phát dan akan mulai konstruksi pada akhir tahun ini. Selain itu, Pembangkit Listrik Tenaga Angin TNE 1, dengan kapasitas 45 MW, juga mendapatkan investasi sebesar Rp 1.840 miliar dari VinEnergo.
Investasi dalam bidang energi surya mencakup Pembangkit Listrik Tenaga Surya Ia Blứ A, yang dikelola oleh Perusahaan Gabungan Pertanian dan Kehutanan Trang Duc, dengan modal total lebih dari Rp 704 miliar dan kapasitas sebesar 40 MW. Selain itu, dua proyek PLTA baru juga memperoleh investasi: Proyek PLTA Ia Grai Thuong dengan total investasi sekitar Rp 343 miliar serta Perluasan PLTA Ry Ninh II yang diinvestasikan sebesar Rp 195 miliar.
Ini adalah langkah penting dalam upaya Provinsi Gia Lai untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan dan menarik investasi dari para investor internasional, terutama VinEnergo, yang telah menjadi bagian dari pengembangan sektor ini. Investasi tersebut akan memperkuat infrastruktur Energi Hijau di Provinsi Gia Lai dan berpotensi meningkatkan efisiensi energi lokal.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** VINENERGO
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Kamis, 25 Juni 2026 20:31:39 WIB*