RANS Entertainment Minta Rp 429 Miliar dari IPO: Apa Untungnya?

PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk, dikenal sebagai RANS, baru saja mengajukan penawaran umum perdana saham (IPO) yang mencapai sekitar Rp 429 miliar. Penawaran ini dilakukan oleh perusahaan media dan hiburan yang dimiliki oleh Raffi Ahmad, berbasis di Indonesia. Dalam IPO tersebut, perusahaan menawarkan sebanyak 2,5 miliar saham atau setara dengan 20%.

Perkiraan kapitalisasi pasar untuk RANS diperkirakan berada dalam rentang Rp1,7 triliun hingga Rp2,14 triliun. Pengumuman ini telah menyentuh banyak warganet melalui media sosial dan berita lainnya. Sebagai perbandingan, beberapa aset di pasar saham Indonesia seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sedang mencatat pertumbuhan laba dengan melakukan ekspansi dan akuisisi.

Seiring dengan IPO RANS, perusahaan juga menarik perhatian karena adanya porsi saham publik yang berada di bawah ambang minimum yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Porsi saham publik RANS hanya sebesar 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Menurut aturan terbaru BEI untuk emiten dengan kapitalisasi pasar di bawah Rp5 triliun, free float minimal harus mencapai 25%.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menjelaskan bahwa permohonan pencatatan saham RANS telah diterima sebelum aturan terbaru berlaku pada 31 Maret 2026. Sehingga proses evaluasi menggunakan ketentuan yang berlaku saat dokumen masuk. Dengan demikian, RANS memulai IPO ini dengan porsi saham publik yang kurang ideal, tetapi masih bisa dihitung sebagai perjalanan awal dalam upaya perusahaan untuk mengakuisisi atau ekspansi.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** RANS

*Tanggal Source Berita: Kamis, 25 Juni 2026 07:40:00 WIB*