Pada Senin sore, penundaan evaluasi pasar modal Indonesia oleh MSCI telah menyebabkan IHSG mengalami penurunan yang signifikan. Namun, pada Sesi I hari ini, IHSG rebound lebih dari 3% dan meneruskan tren positif setelah penundaan evaluasi tersebut. Seiring dengan itu, saham-saham besar seperti Emiten Prajogo dan bank-bank besar lainnya juga menunjukkan pergerakan yang lebih baik dibandingkan hari sebelumnya.
Dengan berita ini, MSCI menerima kritik dari investor asing karena risiko potensial bagi arus dana asli. Selain itu, penundaan evaluasi tersebut telah membawa efek negatif terhadap pasar modal Indonesia yang telah dirasakan beberapa hari sebelumnya. Tercatat, IHSG sudah turun lebih dari 3% dalam satu minggu, menyebabkan kinerja saham-saham di pasar menjadi kurang optimal.
Investor asing memilih untuk menahan investasi mereka sambil menunggu keputusan MSCI tentang evaluasi yang akan berlangsung hingga akhir tahun. Ini mengakibatkan penurunan permintaan pada aset-aset di pasar modal, termasuk saham-saham dan obligasi. Namun, pergerakan positif hari ini menunjukkan bahwa sentimen investor mulai membaik setelah beberapa minggu yang sulit.
Dengan penguatan IHSG lebih dari 3% di Sesi I hari ini, pasar modal Indonesia semakin bersemangat dalam menghadapi penilaian MSCI. Sentimen yang optimis tentang potensi perubahan positif pada evaluasi tersebut telah menjadi faktor utama untuk memacu kenaikan saham-saham dan menyegarkan daya tarik investor asing.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** PRAJOGO, BIGBANK
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Kamis, 25 Juni 2026 12:16:17 WIB*