Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini mencatat penurunan sebesar 1,62% menjadi level 6.002 setelah berakhir di level 6.171 pada awal perdagangan. Penurunan IHSG tersebut terjadi dalam sesi perdagangan hari Jumat, 24 Juni 2026. Penguatan harga saham emiten emas menjadi beban utama yang menekan IHSG.
Kondisi ini mengindikasikan sentimen negatif di pasar saham Indonesia, yang sebelumnya telah membaik pada awal perdagangan hari Jumat dengan peningkatan 0,35% menjadi level 6.122,41. Namun, tekanan dari saham emiten emas dan energi membuat IHSG kembali ke zona merah. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) memperhitungkan nilai perdagangan mencapai Rp6,73 triliun dari sejumlah 12,23 miliar saham yang ditransaksikan. Sementara itu, frekuensi perjualbelikan mencapai 1,04 juta kali.
Beberapa saham energi dan infrastruktur juga termasuk dalam daftar pemberat IHSG pada hari tersebut, dengan penurunan harga masing-masing sebesar 3,45%, 2,86%, dan 2,22%. Saham emiten emas juga berkontribusi terhadap penurunan IHSG. Terkait dengan data historis, pergerakan ini menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia masih mengalami tekanan positif pada akhirnya, meskipun dalam periode yang singkat.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** EMAS
*Tanggal Source Berita: Rabu, 24 Juni 2026 13:13:24 WIB*