Emiten Hashim Djojohadikusumo Galang Modal Jumbo, buat Apa?

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Untuk Masuk dan Daftar akan kami arahkan ke laman Subscribe Investor Daily

JAKARTA, investor.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIIFI) atau Surge melakukan penggalangan modal bernilai jumbo hingga total mencapai Rp5 triliun melalui penawaran obligasi dan sukuk ijarah dengan kupon maksimal tembus 11,75%.

Sesuai prospektus ringkas yang terbit di koran Investor Daily edisi Rabu (24/6/2026), emiten Hashim Djojohadikusumo—adik presiden Prabowo Subianto—ini menawarkan obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2026 dengan jumlah pokok sebesar Rp1,25 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) I Surge dengan target yang dihimpun sebesar Rp2,5 triliun.

Obligasi yang ditawarkan emiten berkode saham WIFI tersebut terdiri dari 3 seri. Pertama, seri A dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp830,72 miliar dan tingkat bunga atau kupon tetap yang diberikan mencapai 9,15% per tahun dengan jangka waktu 370 hari kalender terhitung sejak tanggal emisi.

Kedua, seri B dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp167,85 miliar dan tingkat bunga tetap sebesar 10,75% per tahun dengan jangka waktu 2 tahun sejak tanggal emisi. Seri terakhir adalah seri C dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp251,42 miliar. Pada seri ini, WIFI menjanjikan kupon maksimal hingga 11,75% per tahun dengan jangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi.

Bunga atau kupon akan dibayarkan setiap 3 bulan di mana bunga pertama akan dibayarkan WIFI pada 26 September 2026. Sedangkan, bunga obligasi terakhir sekaligus pelunasan obligasi masing-masing dibayarkan pada 6 Juli 2027 untuk seri A, kemudian 26 Juni 2028 untuk seri B, dan 26 Juni 2029 untuk obligasi seri C.

“Pelunasan obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada tanggal pelunasan pokok obligasi,” tulis manajemen WIFI dalam prospektus dikutip, Rabu (24/6/2026).

Selain menggalang pendanaan lewat penawaran obligasi, perseroan juga menerbitkan sukuk ijarah berkelanjutan I tahap I tahun 2026 dengan sisa imbalan ijarah sebesar Rp1,25 triliun. Sukuk ini merupakan bagian dari PUB sukuk ijarah berkelanjutan I dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp2,5 triliun.

Sama seperti obligasi, sukuk ijarah yang diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% ini juga terdiri dari 3 seri yaitu A, B, dan seri C. Untuk seri A, WIFI menetapkan jumlah sisa imbalan ijarah sebesar Rp853,71 miliar dengan cicilan imbalan ijarah sebesar 78,11 miliar per tahun atau setara 9,15% per tahun dan jangka waktu 370 hari kalender sejak t… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Rabu, 24 Juni 2026 11:45:00 WIB*