Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 1,62%, melemah dari level awal perdagangan ke level 6.002,20 pada Rabu, 24 Juni 2026. Penurunan tersebut didorong oleh tekanan yang muncul terhadap saham-saham energi dan IPO RANS Incar dana Rp429 miliar. Dalam konteks ini, Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melorot 5,39% ke level Rp158, menunjukkan pergerakan yang mengkhawatirkan dalam sektor energi.
Terkait dengan BUMI, data dari aplikasi Stockbit Sekuritas menunjukkan bahwa saham tersebut menerima net sell sebesar Rp99,7 miliar selama perdagangan. Ini merupakan pertanda kuat jika investor mulai menjual saham. Sebaliknya, perusahaan broker efek Phintraco Sekuritas melanjutkan tendensi konsolidasi untuk BUMI dan menyarankan titik masuk di range 150-154 dengan target harga 165 dan stoploss di bawah level 145. CGS International Sekuritas juga memberikan opsi buy dengan support pada level 163, namun cutloss jika saham melemah ke bawah 159. Dengan demikian, batas bawah untuk BUMI saat ini adalah Rp159.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa investor mulai memperoleh data yang lebih jelas tentang kinerja perusahaan-perusahaan terkait dalam sektor energi dan IPO. Ini memberikan latar belakang penting bagi investor untuk mengambil keputusan investasi mereka.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** BUMI
*Tanggal Source Berita: Rabu, 24 Juni 2026 12:17:22 WIB*