PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) mengumumkan perubahan signifikan dalam struktur kepemimpinan mereka melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk Tahun Buku 2025 yang berlangsung pada 11 Juni 2026. Langkah ini melibatkan pergantian tiga posisi direktur dan penambahan satu jabatan baru, sebagai upaya untuk memperkuat organisasi holding pertambangan BUMN ini di tengah tantangan industri yang semakin kompleks.
Wahyu Suparyono ditunjuk sebagai Direktur Keuangan, menggantikan Adityo Kusumo. Penunjukan Wahyu, yang merupakan figur senior dengan pengalaman luas, diharapkan dapat memberikan stabilitas dan kepemimpinan yang kuat. Namun, hal ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai regenerasi kepemimpinan di MIND ID, di mana keberadaan sosok dengan kapasitas eksekusi yang tinggi semakin dibutuhkan untuk menghadapi dinamika pasar yang cepat.
Selanjutnya, Achmad Ardianto mengambil alih posisi Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir dari Tedy Badrujaman. Achmad yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) diharapkan dapat membawa perspektif baru dan inovasi dalam strategi hilirisasi MIND ID. Selain itu, jabatan baru sebagai Direktur Penelitian, Pengembangan, dan Keberlanjutan kini dipegang oleh Suko Hartono, yang memiliki pengalaman di sektor energi dan sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN).
Dengan susunan baru di tingkat direksi, MIND ID berupaya untuk meningkatkan kapasitas eksekusi dan mempercepat transformasi bisnis. Struktur baru ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan untuk inovasi dan keberlanjutan, terutama di tengah tantangan industri pertambangan yang semakin ketat. Sementara Maroef Sjamsoeddin tetap menjabat sebagai Direktur Utama dan Dany Amrul Ichdan sebagai Wakil Direktur Utama, perubahan ini mencerminkan fokus MIND ID pada penguatan manajemen dan strategi jangka panjang.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** Wahyu Suparyono, Achmad Ardianto, Suko Hartono
* **Sentimen Negatif:** –