PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID), holding BUMN di sektor pertambangan, melakukan restrukturisasi dalam jajaran direksinya dengan mengganti tiga direktur dan menambah satu posisi baru. Perubahan ini merupakan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung pada 11 Juni 2025. Dalam rotasi yang signifikan ini, Adityo Kusumo digantikan oleh Wahyu Suparyono sebagai Direktur Keuangan dan Investasi, sementara Tedy Badrujaman digantikan oleh Achmad Ardianto di posisi Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir. Achmad sebelumnya dikenal sebagai Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk. (Antam).
Posisi baru yang ditambahkan adalah Direktur Penelitian, Pengembangan, dan Keberlanjutan, yang dijabat oleh Suko Hartono. Suko merupakan mantan Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) dan baru-baru ini juga diangkat sebagai Komisaris Independen di PT Bukit Asam Tbk. Di tengah perubahan manajemen ini, MIND ID mencatatkan laba bersih yang mengesankan sebesar Rp29 triliun untuk tahun 2025, meningkat 13% dibandingkan target sebelumnya.
Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari optimalisasi operasional dan pengendalian biaya yang baik. Selain itu, perusahaan membukukan pendapatan mencapai Rp159 triliun dan EBITDA sebesar Rp42 triliun. Maroef menekankan pentingnya kepatuhan dan tata kelola yang baik dalam manajemen perusahaan ke depan, serta berkomitmen untuk meningkatkan sinergitas di dalam grup MIND ID untuk proyek-proyek hilirisasi strategis yang dapat memberikan nilai tambah serta kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** MIND ID, Antam, PGN, PTBA
* **Sentimen Negatif:** –