OpenAI diam-diam mengajukan IPO: Kesepakatan AI yang paling dinantikan akan segera meledak.

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 400 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.BadRequestError: You passed in model=kimi-k2.6. There are no healthy deployments for this modelNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.BadRequestError: You passed in model=kimi-k2.6. There are no healthy deployments for this modelNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘400’}}

Isi berita asli:
Keputusan ini diambil tak lama setelah pesaing terbesar OpenAI , Anthropic, mengumumkan rencananya untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO), dan juga tepat sebelum SpaceX dijadwalkan melakukan debut pasar sahamnya akhir pekan ini.

Jika ketiga kesepakatan tersebut berhasil diselesaikan, total nilai penawaran dapat mencapai ratusan miliar dolar. Ini bukan hanya peluang langka bagi investor individu untuk memperoleh saham di beberapa perusahaan AI yang paling dicari di dunia , tetapi juga ujian penting bagi antusiasme pasar terhadap industri kecerdasan buatan yang sedang berkembang pesat.

Namun, OpenAI menyatakan bahwa mereka belum memutuskan tanggal pencatatan resmi. Karena pengajuan IPO bersifat rahasia, perusahaan belum mengungkapkan jumlah saham yang akan ditawarkan atau harga penerbitannya.

Pintu itu terbuka menuju “kotak hitam keuangan” OpenAI.

Menjadi perusahaan publik akan memaksa OpenAI untuk mengungkapkan lebih banyak informasi keuangan, memberikan Wall Street kesempatan pertama untuk melihat secara detail pendapatan, keuntungan, dan biaya dari perusahaan AI paling berpengaruh di dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir, OpenAI telah menghabiskan puluhan miliar dolar untuk membangun infrastruktur AI, membeli chip pemroses, dan memperluas pusat data untuk mendukung pelatihan dan pengoperasian model kecerdasan buatan generasi berikutnya.

Tekanan terhadap perusahaan semakin meningkat karena investor mulai mempertanyakan kemampuannya untuk menerjemahkan investasi besar-besaran tersebut menjadi keuntungan nyata. Baru minggu lalu, saham-saham teknologi di pasar AS anjlok secara keseluruhan karena investor khawatir bahwa reli kuat pada saham-saham AI mungkin telah melampaui nilai sebenarnya.

Setelah putaran pendanaan pada bulan Maret tahun ini, OpenAI dihargai sekitar $852 miliar setelah berhasil mengumpulkan $122 miliar. Namun, valuasi yang sangat besar ini juga membawa tekanan untuk menunjukkan bahwa perusahaan dapat menghasilkan arus kas yang sepadan.

Akhir tahun lalu, Kepala Bagian Keuangan Sarah Friar memicu kontroversi ketika ia menyarankan agar pemerintah AS bertindak sebagai “penjamin” untuk investasi besar-besaran OpenAI dalam chip AI dan pusat data. Ia kemudian mengklarifikasi dan menarik kembali sebagian pernyataannya.

ChatGPT bukan lagi satu-satunya mesin penghasil uang.

Selama setahun terakhir, OpenAI secara aktif memperluas aliran pendapatannya alih-alih hanya bergantung pada ChatGPT.

Perusahaan tersebut memperkenalkan paket layana… [content truncated]