Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 400 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.BadRequestError: You passed in model=kimi-k2.6. There are no healthy deployments for this modelNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.BadRequestError: You passed in model=kimi-k2.6. There are no healthy deployments for this modelNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘400’}}
Isi berita asli:
Wall Street kembali memutar arah. Investor menjual saham teknologi besar dan memindahkan dana ke saham kecil serta sektor defensif pada perdagangan Selasa (9/6).
Nasdaq turun sekitar 1% sementara Dow naik tipis 0,17%. Rebound saham chip dari awal pekan gagal bertahan, dan rotasi keluar dari teknologi menjadi cerita utama pasar.
Sorotan terbesar malam ini ada di Oracle (ORCL). Perusahaan melaporkan hasil kuartal keempat tahun fiskal 2026 setelah pasar AS tutup.
Oracle (ORCL) merilis hasil kuartal keempat tahun fiskal 2026 setelah pasar AS tutup. Konsensus dari 34 analis memproyeksikan laba $1,96 per saham dan pendapatan $19,1 miliar.
Pertumbuhan pendapatan diperkirakan mencapai sekitar 20% secara tahunan. Pasar akan fokus pada pertumbuhan infrastruktur cloud OCI, backlog RPO, dan permintaan kapasitas AI.
Saham Oracle bergerak di kisaran $206 dan sempat melemah sekitar 9% menjelang rilis. Hasil yang kuat bisa menegaskan bahwa permintaan AI cloud belum mereda.
Investor menarik dana dari saham teknologi besar dan memindahkannya ke saham kecil serta sektor defensif. Nasdaq turun sekitar 1% sementara Dow naik 0,17% dan indeks saham kecil menguat 0,77% pada Selasa (9/6).
Rebound saham chip dari awal pekan gagal bertahan sehingga tekanan kembali muncul. Pelebaran partisipasi pasar menunjukkan ini lebih ke arah rotasi, bukan keruntuhan menyeluruh.
Nvidia (NVDA) menjadi yang paling tangguh dengan penurunan sekitar 1%. Broadcom (AVGO) masih lemah setelah panduan penjualan chip AI sekitar $16 miliar berada di bawah ekspektasi $17,2 miliar.
Broadcom juga tidak menaikkan proyeksi penjualan chip AI untuk setahun penuh. Reaksi Oracle malam ini bisa menjadi penentu arah berikutnya bagi seluruh tema AI.
Indeks teknologi Nasdaq 100 (QQQ) menjadi cermin rotasi ini dengan tekanan jual yang masih membayangi saham AI. Pasar AS belum dibuka saat artikel ini ditulis sehingga arah pre-market akan menjadi petunjuk awal selera risiko malam ini.
Futures S&P 500 dan Nasdaq akan menunjukkan apakah tekanan jual Selasa berlanjut atau mereda. Pelaku pasar juga mengamati saham di luar teknologi yang menjadi tujuan aliran dana.
Rupiah melemah di kisaran 18.209 per dolar AS dan berada di atas garis 18.000. Pelemahan ini membuat eksposur ke pasar AS makin relevan bagi investor Indonesia.
Harga minyak WTI turun di bawah $90 per barel setelah Iran dan Israel sepakat menghentikan serangan. Tekanan di sektor energi ikut mewarnai pergerakan pasar global.
Malam ini menyajikan dua ujian… [content truncated]