Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Tebar Dividen Rp1,06 Triliun, Yield 3,16%

EinsNews, JAKARTA — PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai senilai Rp1,06 triliun, setara dengan 74% dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Emiten yang secara beneficial dimiliki oleh konglomerat Edwin Soeryadjaya dan Winato Kartono ini akan mendistribusikan dividen sebesar Rp47 per saham kepada para pemegang saham.

Dividen tersebut akan dibayarkan pada 9 Juli 2026, dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 18 Juni 2026. Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal recording date 22 Juni 2026. Pada perdagangan sesi I hari ini, saham TBIG tercatat menguat 0,34% ke level Rp1.485, sehingga potensi yield dividen mencapai sekitar 3,16%.

Dalam RUPST yang sama, pemegang saham juga menyetujui rencana penerbitan surat utang (notes) dalam mata uang asing dengan nilai pokok maksimal US$900 juta. Penerbitan tersebut dapat dilakukan dalam satu atau beberapa tahap dalam jangka waktu 12 bulan sejak diperolehnya persetujuan RUPST. Manajemen menjelaskan bahwa notes akan ditawarkan kepada investor di luar wilayah Indonesia dan merupakan transaksi material sesuai ketentuan POJK No. 17/POJK.04/2020.

Langkah penerbitan notes ini diharapkan dapat memperkuat struktur pendanaan perseroan serta mendukung kebutuhan pembiayaan untuk pengembangan usaha dan pengelolaan liabilitas ke depan. Selain itu, RUPST juga memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, serta menetapkan remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris.