PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Tetapkan Kurs Konversi Dividen Final, Imbal Hasil 6,22%

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), emiten yang terafiliasi dengan Boy Thohir, secara resmi menetapkan kurs konversi dividen tunai final untuk tahun buku 2025. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juni 2026, perseroan mengumumkan nilai dividen sebesar Rp463,32 per saham, dengan total pembagian mencapai Rp3,61 triliun. Kepastian ini memberikan acuan jelas bagi para pemegang saham dalam menghitung hak dividen yang akan diterima.

Dividen final tersebut ditetapkan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada 8 Juni 2026, yaitu Rp18.039 per dolar AS. Penetapan kurs konversi menjadi langkah krusial mengingat besaran dividen awal ditetapkan dalam denominasi dolar AS. Dengan total saham beredar sebanyak 7.786.891.760 lembar, langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 26 Mei 2026 serta aksi korporasi dividen tunai yang telah disetujui.

Bagi investor ritel maupun institusi, kepastian nilai dividen dalam rupiah menjadi sinyal positif di tengah fluktuasi pasar. Estimasi imbal hasil (yield) dividen mencapai 6,22% berdasarkan harga saham terakhir, menjadikannya cukup atraktif bagi pelaku pasar yang mencari pendapatan pasif. Informasi kurs konversi ini memungkinkan investor melakukan pencatatan hak dividen secara lebih akurat serta berpotensi meningkatkan minat terhadap saham AADI di bursa.

Manajemen AADI menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak memberikan dampak signifikan terhadap operasional maupun kondisi keuangan perusahaan. Langkah ini menunjukkan konsistensi emiten dalam menjaga tata kelola dan memberikan imbal hasil kepada pemegang saham. Dengan latar belakang afiliasi strategis Boy Thohir, dividen ini turut memperkuat persepsi positif investor terhadap fundamental perusahaan di sektor energi dan pertambangan.