Prospek Cerah Emiten Rumah Sakit di 2026: Valuasi Masih Diskon, Analis Optimistis

Prospek sektor rumah sakit diproyeksikan tetap menjanjikan sepanjang 2026, didorong oleh peningkatan jumlah pasien, semakin kompleksnya kasus medis, serta ekspansi layanan unggulan atau Center of Excellence (CoE) oleh operator rumah sakit swasta. Faktor-faktor ini dipandang mampu memperkuat fundamental pendapatan industri di tengah kondisi valuasi yang masih terdiskon.

Analis Bahana Sekuritas, Arvin Lienardi, dalam riset yang terbit pada awal Juni 2026 menilai bahwa peningkatan kompleksitas layanan kesehatan menjadi katalis utama pertumbuhan pendapatan emiten rumah sakit. Semakin banyak layanan spesialis dan penanganan kasus berat yang ditawarkan, semakin besar potensi peningkatan average revenue per patient.

Di sisi lain, kontribusi pasien swasta terus meningkat dan mulai mengompensasi tekanan yang masih muncul dari kebijakan rujukan BPJS Kesehatan. Perbaikan juga terlihat pada sektor asuransi kesehatan. Rasio klaim perusahaan asuransi besar menurun ke level sekitar 74 persen pada 2026, dari 76 persen pada tahun sebelumnya, mengindikasikan keseimbangan yang lebih baik antara premi dan klaim.

Penerapan skema co-payment dinilai berpotensi memperluas penetrasi asuransi kesehatan swasta sekaligus menjaga keberlanjutan industri dalam jangka panjang. Skema ini memungkinkan pasien berbagi biaya dengan asuransi, sehingga mengurangi beban klaim dan mendorong pertumbuhan premi baru.

Dengan kombinasi fundamental operasional yang membaik, pertumbuhan pasien swasta, dan perbaikan ekosistem asuransi, emiten rumah sakit tetap menarik untuk dicermati meskipun valuasi saat ini masih berada pada level diskon. Para pelaku pasar disarankan untuk memantau perkembangan ekspansi CoE dan kebijakan co-payment sebagai indikator kinerja selanjutnya.