IHSG Diperkirakan Rebound Terbatas, Ciptadana Rekomendasikan Empat Saham Pilihan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 5.342 pada perdagangan Senin (8/6) dan diperkirakan berpotensi mengalami rebound terbatas pada Selasa (9/6) meskipun bias teknis masih negatif. Rentang pergerakan indeks diproyeksikan berada di kisaran 5.319 hingga 5.438. Dalam suasana pasar yang volatil, Ciptadana Sekuritas Asia merekomendasikan empat saham untuk trading jangka pendek, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK).

Saham BMRI ditutup turun 3,39% ke level Rp3.710 dan masih berada di bawah tekanan bearish yang kuat setelah breakdown di bawah support kunci Rp4.010. Pergerakan harga saat ini masih berada di bawah MA55, mengindikasikan downtrend yang berkelanjutan. Area penurunan penting berikutnya berada di sekitar Rp3.610–3.580, dan jika level ini gagal bertahan, potensi pelemahan lebih dalam terbuka lebar. Namun demikian, penurunan tajam belakangan ini telah mendorong indikator stochastic ke area oversold, membuka peluang rebound teknikal jika harga mampu bertahan di dekat zona support saat ini. Rekomendasi Ciptadana adalah buy on weakness di Rp3.610 dengan stop loss di Rp3.500 dan target ambil untung di Rp3.900.

Sementara itu, saham BRMS terkoreksi 5,49% ke level Rp482 dan masih berada dalam downtrend jangka pendek yang jelas. Harga saham perusahaan pertambangan ini telah jatuh tajam dari area Rp940–695 dan kini sedang menguji zona support penting. Jika support tersebut mampu bertahan, potensi bounce teknis dapat terjadi, namun risiko pelemahan lanjutan tetap perlu diwaspadai. Adapun saham CPIN dan EMTK juga masuk dalam pantauan untuk trading jangka pendek dengan sinyal teknikal yang perlu dicermati lebih lanjut oleh investor.

Secara keseluruhan, sentimen pasar masih rapuh di tengah tekanan eksternal dan domestik. Namun, oversold conditions pada beberapa saham memberikan peluang bagi trader yang ingin memanfaatkan rebound jangka pendek. Investor disarankan untuk tetap disiplin dalam menerapkan risk management, terutama dengan memasang stop loss yang ketat pada setiap posisi yang diambil.