Emiten energi PT Elnusa Tbk (ELSA) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp323 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Senin (8/6). Keputusan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil berkelanjutan kepada pemegang saham, seiring dengan pertumbuhan bisnis yang solid sepanjang tahun buku 2025. Dividen yang dibagikan setara 45% dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk, atau sebesar Rp44,29 per saham, meningkat 13% dari tahun sebelumnya.
Sepanjang tahun buku 2025, Elnusa membukukan laba bersih Rp718 miliar dari pendapatan usaha Rp14,5 triliun. Kinerja ini ditopang oleh pertumbuhan jasa hulu migas, penguatan distribusi dan logistik energi, serta inovasi teknologi seperti In-Line Inspection (ILI), Hydraulic Fracturing, dan solusi berbasis kecerdasan buatan. Perseroan juga mengalokasikan Rp395 miliar atau 55% laba bersih sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi, penguatan struktur modal, serta pengembangan kapabilitas operasional.
Ekspansi internasional turut menjadi agenda utama Elnusa, dengan keberhasilan proyek survei seismik maritim di Thailand dan penetrasi pasar di Afrika Utara. Langkah ini membuka peluang diversifikasi pendapatan di luar pasar domestik, sekaligus memperkuat daya saing global. Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, menegaskan bahwa peningkatan dividen mencerminkan optimisme manajemen terhadap prospek bisnis jangka panjang.
Kebijakan dividen yang lebih tinggi ini diproyeksikan akan menarik minat investor, mengingat tren imbal hasil yang kompetitif di sektor energi. Analis menilai langkah Elnusa dalam menyeimbangkan pembagian dividen dengan investasi ekspansi merupakan strategi yang tepat untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan. Dengan fokus pada digitalisasi dan solusi energi bernilai tambah tinggi, perseroan dipandang siap menghadapi persaingan industri sekaligus meningkatkan nilai pemegang saham.