Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan lalu dengan pelemahan signifikan, terkoreksi 4,20% ke level 5.594,77. Seluruh sektor saham di Bursa Efek Indonesia mengalami tekanan, dengan sektor transportasi mencatatkan penurunan terdalam sebesar 5,97% secara harian. Koreksi ini dipicu oleh sejumlah sentimen negatif yang diperkirakan masih akan menjadi pemberat pergerakan indeks pada perdagangan hari ini.
Pelemahan yang terjadi bersifat masif dan merata, menunjukkan tekanan jual yang kuat di hampir semua lini. Sektor transportasi yang menjadi yang paling tertekan mengindikasikan kekhawatiran investor terhadap prospek pemulihan ekonomi dan mobilitas. Selain itu, faktor eksternal seperti ketidakpastian global dan pelemahan nilai tukar rupiah turut memperburuk sentimen di pasar modal domestik.
Menghadapi kondisi ini, para analis merekomendasikan investor untuk mengadopsi sikap wait and see serta lebih selektif dalam memilih portofolio. Saham-saham defensif dengan fundamental yang kokoh, seperti sektor konsumsi dan infrastruktur, dinilai lebih mampu bertahan di tengah volatilitas yang masih tinggi. Investor disarankan untuk memantau pergerakan IHSG secara cermat dan menyesuaikan strategi investasi seiring dengan perkembangan sentimen pasar.