S&P Dow Jones Pertahankan Aturan Ketat, Tolak Akselerasi Masuknya SpaceX ke Indeks S&P 500

EinsNews, JAKARTA – S&P Dow Jones Indices menegaskan akan mempertahankan persyaratan kelayakan yang ketat untuk indeks acuan utama seperti S&P 500, termasuk menolak usulan percepatan masuknya perusahaan raksasa yang baru melantai di bursa (IPO). Keputusan ini secara langsung berdampak pada prospek SpaceX milik Elon Musk, yang diperkirakan tidak akan memenuhi syarat masuk indeks setidaknya hingga satu tahun setelah pencatatan saham, serta harus memenuhi kriteria profitabilitas dan jumlah saham beredar di publik.

Penyedia indeks tersebut secara resmi menolak untuk memperpendek periode penyesuaian standar 12 bulan bagi perusahaan yang baru go public. Mereka juga tidak akan mengabaikan persyaratan profitabilitas dan free float berdasarkan ukuran perusahaan. Langkah ini kontras dengan pesaingnya, Nasdaq Inc. dan FTSE Russell, yang telah mengadopsi aturan lebih fleksibel. Nasdaq misalnya, memungkinkan SpaceX bergabung ke Indeks Nasdaq 100 hanya dalam 15 hari perdagangan (turun dari tiga bulan), sementara FTSE Russell mempersingkat masa tunggu menjadi lima hari perdagangan.

Konsultasi awal tahun ini menyoroti urgensi penyesuaian aturan indeks warisan era sebelumnya untuk mengakomodasi perusahaan besar melalui jalur cepat (fast entry). Di satu sisi, sebagian investor khawatir bahwa akselerasi ini dapat meningkatkan volatilitas dana pasif sebelum harga pasar yang andal terbentuk. Di sisi lain, para pendukung percepatan berargumen bahwa indeks harus mencerminkan kondisi pasar riil, terutama untuk perusahaan bernilai triliunan dolar yang memiliki signifikansi ekonomi tinggi meskipun belum memenuhi persyaratan tradisional.

“Saya benar-benar terkejut. Namun, S&P adalah pemimpin pasar dan mereka dapat melawan tren,” ujar James Seyffart, analis ETF di Bloomberg Intelligence. Keputusan ini memberikan kepastian bahwa SpaceX dan perusahaan raksasa lainnya tidak akan mendapatkan jalur cepat ke S&P 500, sehingga investor harus bersabar menunggu hingga setidaknya satu tahun setelah IPO untuk melihat dampaknya terhadap pergerakan indeks.