MedcoEnergi Tebar Dividen USD87 Juta, Ronald Gunawan Resmi Pimpin sebagai CEO

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengumumkan pembagian dividen tunai total sebesar USD87 juta dari laba bersih tahun buku 2025, hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Rabu (4/6). Dividen interim sebesar USD42 juta atau setara Rp28,4459 per saham telah dibagikan pada November 2025, sementara dividen final USD45 juta — sekitar USD0,0018 per saham — akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 3 Juli 2026. Keputusan ini menegaskan komitmen emiten energi terhadap imbal hasil pemegang saham di tengah tekanan penurunan laba bersih yang mencapai 72% sepanjang 2025.

Dari sisi tata kelola, RUPST mengesahkan perubahan susunan direksi dengan menunjuk Ronald Gunawan sebagai Direktur sekaligus Chief Executive Officer (CEO) yang baru. Hilmi Panigoro tetap menjabat Direktur Utama, sementara posisi kunci lainnya diisi oleh Amri Siahaan (Direktur dan COO), Benny Setiawan (Direktur dan CFO), serta Sanjeev Bansal (Direktur dan Chief Growth Officer). Restrukturisasi ini diharapkan memperkuat fokus strategis MedcoEnergi dalam mengelola portofolio energi dan ekspansi bisnis ke depan.

Di jajaran Dewan Komisaris, Yani Y. Panigoro memimpin sebagai Komisaris Utama, didampingi Yaser Raimi A. Panigoro, Roberto Lorato, serta Marsillam Simandjuntak dan Royke Tumilaar sebagai Komisaris Independen. Rapat juga menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja — yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan — untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasi tahun buku 2026.

Selain itu, pemegang saham memberikan persetujuan atas pengalihan 150 juta lembar saham hasil pembelian kembali (buyback) tahun 2025 melalui program kepemilikan saham bagi pekerja, direksi, dewan komisaris, serta entitas anak dan afiliasi. RUPST juga mengesahkan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar perseroan untuk menyesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Langkah-langkah ini mencerminkan upaya MedcoEnergi dalam memperkuat struktur modal dan tata kelola perusahaan di tengah dinamika industri energi global.