IPO SpaceX Rp27.000 Triliun di Nasdaq Dongkrak Sektor Antariksa Global

EinsNews, JAKARTA – SpaceX dikabarkan akan melaksanakan pencatatan saham perdana (IPO) di bursa Nasdaq pada 12 Juni 2026 dengan target valuasi mencapai 1,75 triliun dolar AS, atau setara lebih dari Rp27.000 triliun. Rencana ini langsung mendorong lonjakan minat investor terhadap saham-saham di ekosistem antariksa, mengingat SpaceX masih berstatus perusahaan swasta dan belum dapat dibeli langsung oleh investor ritel. Dokumen pendaftaran S-1 telah diajukan secara resmi, menandai langkah menuju debut yang dinantikan.

Dalam prospektusnya, SpaceX menyebut pasar potensial yang dapat digarap mencapai 28,5 triliun dolar AS, dengan segmen kecerdasan buatan (AI) sebagai kontributor terbesar. Valuasi perusahaan melonjak dari sekitar 1,25 triliun dolar AS pasca merger dengan xAI pada Februari 2026, mencerminkan sentimen kuat terhadap perpaduan tema antariksa dan AI. Investor kini memandang IPO ini sebagai katalis penting bagi seluruh sektor antariksa global, mendorong perburuan berbagai rute eksposur tidak langsung.

Salah satu jalur utama adalah melalui Alphabet (GOOGL), yang memegang sekitar 5% saham SpaceX—setara 87,5 miliar dolar AS pada valuasi terbaru. Selain itu, kesepakatan spektrum EchoStar senilai 20 miliar dolar AS mencakup pemberian saham SpaceX hingga 11 miliar dolar AS dengan harga sekitar 212 dolar AS per lembar, setara 52 juta lembar saham, yang dijadwalkan tuntas pada 30 November 2027. Investor juga dapat melirik ETF seperti ERShares XOVR yang mengalokasikan hampir 23% portofolio ke SpaceX (sekitar 292 juta dolar AS), atau ETF AGIX dengan porsi sekitar 2,09% pasca merger.

Perhatian juga tertuju pada pemain murni antariksa seperti AST SpaceMobile (ASTS), yang kerap menjadi sorotan saat sentimen sektor menguat. Meskipun demikian, analis mengingatkan bahwa eksposur melalui ETF hanya memberikan dampak terbatas terhadap pergerakan valuasi SpaceX, dan bobot portofolio dapat berubah seiring kondisi pasar. Nama-nama besar seperti Boeing juga masuk dalam radar investor yang ingin memanfaatkan momentum IPO bersejarah ini.