EinsNews, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, dengan rentang support di level 6.144 dan resistance di 6.264. Reliance Sekuritas dalam risetnya menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG membentuk pola black spinning top yang berhasil menembus MA5, ditambah indikator Stochastic yang menunjukkan golden cross di area deep oversold. Kondisi ini dinilai menjadi sinyal bullish bagi pergerakan indeks dalam jangka pendek.
Empat saham menjadi pilihan utama untuk dicermati, yakni PT Elnusa Tbk (ELSA) dengan target harga Rp 720, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) di Rp 1.440, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) di Rp 2.190, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga di Rp 2.190. Rekomendasi beli untuk keempat emiten ini didasarkan pada momentum teknikal yang menguat serta prospek fundamental yang tetap solid di tengah gejolak pasar global.
Sentimen positif datang dari penguatan bursa global, terutama Wall Street yang ditutup mayoritas hijau. Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang terus berlanjut, ditambah data lowongan kerja AS bulan April yang mencapai 7,618 juta, turut mendorong optimisme investor. Di Asia, indeks Nikkei 225 Jepang bahkan berhasil menembus rekor tertinggi barunya, memberikan angin segar bagi bursa regional termasuk Indonesia.
Kemarin, IHSG ditutup melesat 68,05 poin (1,11%) ke level 6.195, meskipun terjadi penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 1,39 triliun. Saham TPIA menjadi yang paling banyak dilepas dengan net sell Rp 254,59 miliar, diikuti ASII Rp 244,22 miliar dan BRPT Rp 156,07 miliar. Namun, aksi beli besar-besaran pada saham-saham big cap, khususnya emiten Prajogo Pangestu seperti BREN yang auto reject atas (ARA) 24,85%, CUAN melambung 24,60%, dan TPIA naik 6,44%, berhasil menopang indeks.
Kenaikan IHSG juga didorong oleh penguatan sektor energi sebesar 1,61%, material dasar 1,32%, keuangan 0,27%, dan infrastruktur 0,64%. Sebaliknya, sektor teknologi, properti, kesehatan, dan transportasi justru mengalami tekanan. Dengan kombinasi sentimen global yang kondusif dan sinyal teknikal yang positif, investor disarankan untuk mencermati pergerakan saham-saham pilihan guna memanfaatkan potensi penguatan indeks dalam beberapa hari ke depan.