Emiten berkode saham JTPE mengumumkan jadwal pembagian dividen tunai senilai total Rp210,62 miliar. Nilai tersebut setara dengan imbal hasil (dividend yield) sekitar 5% terhadap harga saham saat ini. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang telah menetapkan besaran dividen per lembar saham, memberikan kepastian bagi investor yang mengincar pendapatan pasif.
Berdasarkan jadwal yang dirilis, cum dividen dijadwalkan pada pertengahan bulan depan, diikuti dengan ex dividen pada hari berikutnya. Pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal pencatatan (recording date) berhak atas pembagian dividen. Pembayaran dividen tunai dijadwalkan berlangsung sekitar dua pekan setelah ex dividen.
Dengan yield 5%, JTPE menawarkan imbal hasil yang lebih kompetitif dibandingkan rata-rata dividen yield di bursa efek Indonesia yang saat ini berkisar 3-4%. Hal ini menjadikan saham ini menarik bagi investor jangka panjang yang mengutamakan pendapatan dividen, terutama di tengah volatilitas pasar. Namun, investor tetap perlu mencermati fundamental perusahaan, seperti pertumbuhan laba dan prospek bisnis ke depan, untuk memastikan keberlanjutan dividen.
Bagi investor yang ingin memanfaatkan momen ini, disarankan untuk melakukan pembelian saham sebelum tanggal cum dividen agar dapat menikmati hak dividen. Analis memperkirakan bahwa saham JTPE masih memiliki potensi penguatan harga, didukung oleh kinerja keuangan yang solid dan rencana ekspansi yang telah diumumkan sebelumnya.