Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, setelah kemarin ditutup naik 68,05 poin (1,11%) ke level 6.195,4. Momentum positif ini didorong oleh sentimen global yang kondusif, di mana pasar saham Asia-Pasifik pagi ini bergerak di zona hijau. Indeks Nikkei 225 Jepang bahkan mencatat rekor tertinggi sepanjang masa, seiring investor mengesampingkan ketidakpastian perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran terkait konflik Timur Tengah.
Wall Street juga turut memberikan angin segar setelah indeks-indeks utamanya kompak mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa (2/6/2026). Indeks S&P 500 untuk pertama kalinya menembus level psikologis 7.600, didorong optimisme terhadap sektor teknologi dan perkembangan positif terbaru terkait situasi Iran. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa arus modal asing masih akan terus mengalir ke pasar emerging market, termasuk Indonesia.
Di tengah sentimen bullish tersebut, para analis pasar modal mulai merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk trading hari ini dengan target harga tertentu. Mandiri Sekuritas dan BNI Sekuritas menjadi dua di antara sekuritas yang mengeluarkan rekomendasi, mencakup saham-saham dari sektor perbankan, infrastruktur, dan konsumer yang dinilai memiliki prospek jangka pendek menarik. Investor disarankan untuk mencermati level support dan resistance saham pilihan guna mengoptimalkan keuntungan di tengah volatilitas yang masih mungkin terjadi.

