Emiten GOTO, NCKL, DOID, CNMA Terdepak dari FTSE: Volatilitas Saham Diprediksi Melonjak

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID), dan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) resmi dikeluarkan dari indeks FTSE Global Equity Index Series dalam peninjauan Juni 2026. Kejadian ini memicu kekhawatiran akan peningkatan volatilitas jangka pendek pada saham-saham tersebut menyusul aksi rebalancing portofolio oleh investor institusi global yang mengacu pada indeks tersebut.

Pengamat pasar modal Elandry Pratama menilai perubahan komposisi indeks global berpotensi mendorong pergerakan harga yang lebih fluktuatif, terutama saat investor institusi dan dana pasif menyesuaikan portofolionya. “Bagi investor ritel, dampaknya lebih banyak tercermin melalui peningkatan volatilitas dan tekanan harga akibat rebalancing portofolio,” jelas Elandry. Keluarnya saham dari indeks FTSE biasanya memicu aksi jual besar-besaran dari investor global yang terikat pada komposisi indeks tersebut, sehingga menekan harga dalam waktu dekat.

Meskipun demikian, Elandry menegaskan bahwa perubahan status indeks tidak serta-merta mencerminkan penurunan fundamental perusahaan. Keputusan penghapusan seringkali dipengaruhi oleh faktor teknis seperti kapitalisasi pasar, likuiditas, atau metodologi indeks yang diperbarui secara berkala. Setelah fase penyesuaian selesai, pasar biasanya kembali menilai saham berdasarkan kinerja dan prospek bisnis masing-masing emiten.

Investor disarankan untuk tidak mengambil keputusan investasi hanya berdasarkan status keanggotaan dalam indeks global. Dampak volatilitas diperkirakan bersifat sementara dan terkonsentrasi pada keempat saham tersebut. Ke depannya, fundamental perusahaan tetap menjadi acuan utama dalam menentukan nilai investasi jangka panjang.