CUAN Ekspansi Agresif: Akuisisi SINI Dorong Target Produksi 30 Juta Ton per Tahun

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mencatatkan pendapatan sebesar USD1,21 miliar pada 2025, melonjak 51,63% dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini menegaskan transformasi perusahaan menuju raksasa pertambangan terintegrasi, didukung oleh strategi akuisisi yang agresif. Langkah terbaru adalah pengambilalihan saham PT Singaraja Putra (SINI) melalui afiliasi Perseroan, termasuk kerja sama dengan Petrosea Tbk (PTRO), guna memperkuat ekosistem tambang, jasa pertambangan, dan infrastruktur logistik secara terintegrasi.

Pada Desember 2025, CUAN melalui anak usahanya Kreasi Jasa Persada telah menguasai 19,99% saham SINI dan tengah mengikuti proses rights issue. Setelah transaksi rampung, proyeksi kepemilikan CUAN diperkirakan meningkat menjadi minimal 29%, membuka peluang sinergi operasional yang lebih luas. Direktur Utama CUAN, Michael, menegaskan bahwa akuisisi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat aset, memperluas jaringan usaha, serta membangun perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan yang terintegrasi.

Secara fundamental, total cadangan batubara yang dimiliki CUAN dan anak usahanya mencapai sekitar 378 juta ton. Angka ini menjadi modal utama untuk mendorong ekspansi produksi dan pemanfaatan infrastruktur tambahan. Dengan sinergi bersama SINI, CUAN menargetkan peningkatan kapasitas produksi secara bertahap hingga melampaui 30 juta ton per tahun pada 2031. Capaian tersebut berpotensi menempatkan grup ini di antara enam produsen batu bara terbesar di Indonesia, didukung oleh peningkatan infrastruktur dan kemampuan logistik yang mampu menangani volume besar.

Langkah akuisisi ini tidak hanya memperkuat posisi CUAN di sektor pertambangan, tetapi juga berpotensi mengubah struktur biaya dan alur nilai bagi pemegang saham. Dengan integrasi vertikal yang semakin solid, perusahaan siap mengambil peluang di dalam ekosistem energi nasional, mempercepat transaksi lintas segmen, dan membangun ketahanan jangka panjang di tengah dinamika pasar komoditas.