PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari ini, Selasa, dengan salah satu agenda utama berupa persetujuan penggunaan laba bersih tahun buku 2025. Emiten yang berada di bawah kendali Grup Mind ID ini mencatatkan lonjakan laba bersih signifikan, yang memicu ekspektasi pasar terhadap potensi pembagian dividen yang lebih besar.
Sepanjang tahun lalu, INCO membukukan laba bersih sebesar US$76,1 juta atau sekitar Rp1,27 triliun, meningkat 32% dibandingkan periode sebelumnya. Kinerja ini ditopang oleh operasional yang solid dan efisiensi biaya di tengah tekanan harga nikel global. Dengan fundamental yang kuat, banyak analis memperkirakan emiten ini akan kembali membagikan dividen setelah sempat absen pada tahun buku sebelumnya.
Secara historis, kebijakan dividen INCO cenderung fluktuatif. Pada tahun buku 2024, perseroan membagikan dividen senilai US$34,65 juta, sementara pada tahun buku 2023 tidak ada pembagian dividen karena fokus pada penyelesaian tiga proyek strategis di Sulawesi. Pola serupa juga terlihat pada tahun-tahun sebelumnya, di mana dividen hanya dibagikan pada periode tertentu, bergantung pada kebutuhan belanja modal dan kondisi kas perusahaan.
Selain dividen, RUPST hari ini juga dijadwalkan membahas agenda lain seperti laporan tahunan, pengesahan laporan keuangan, dan penetapan jajaran direksi serta komisaris. Keputusan yang diambil dalam rapat ini akan menjadi sinyal penting bagi investor mengenai arah kebijakan keuangan INCO ke depan, terutama dalam menyeimbangkan imbal hasil bagi pemegang saham dengan kebutuhan investasi jangka panjang.