PT Temas Tbk (TMAS) menyetujui pembagian dividen Rp228 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025 di Jakarta, Selasa (2/6/2026). Nilai tersebut setara Rp4 per saham atau 40 persen dari laba bersih Rp553 miliar.
Direktur Utama TMAS, Ricky Effendi, mengatakan kebijakan dividen itu mencerminkan kinerja positif perusahaan sepanjang 2025. Perseroan juga melanjutkan strategi ekspansi armada pada 2026.
Sepanjang 2025, TMAS menambah tujuh kapal baru sehingga kapasitas angkut naik 17 persen menjadi 28.542 TEUs dengan total 57 kapal. Rata-rata usia armada juga membaik menjadi 13 tahun.
Direktur Business Development TMAS, Ganny Zheng, menyebut perseroan menyiapkan belanja modal Rp2,5 triliun pada 2026. Dana itu difokuskan untuk pembelian kapal baru, peremajaan armada, serta pengembangan infrastruktur pelabuhan.
TMAS juga menargetkan pendapatan jasa Rp5,53 triliun pada 2026 atau tumbuh lebih dari 27 persen dibanding 2025 yang sebesar Rp4,34 triliun. Perusahaan turut mempersiapkan operasional pabrik LNG pada semester II-2026.
Di sisi eksternal, perseroan mencermati risiko geopolitik global yang dapat mempengaruhi harga bahan bakar dan rantai pasok, meski belum berdampak langsung terhadap bisnis.