Radar Big Tech: Intuit, Marvell, dan Microsoft Disorot

Gotrade News – The Motley Fool merilis tiga laporan pada 1 Juni yang menyoroti Intuit, Marvell, dan Microsoft. Tiap laporan mengaitkan rekomendasi dengan pergerakan harga 29 Mei dan katalis tersendiri.

Rangkuman ini muncul setelah Mei yang bergejolak bagi saham software dan perangkat keras AI. Investor menimbang apakah koreksi dan reli terbaru mencerminkan tren berkelanjutan atau hanya repricing jangka pendek.

Menurut The Motley Fool, Intuit (INTU) menguat 6,73% ke $353,85 pada 29 Mei setelah penurunan tajam sepanjang 2026. Liputan terkait pada 21 Mei menyebut saham ini tertekan meski mencatat hasil beat-and-raise.

Tesis bullish memandang koreksi sebagai peluang masuk ke waralaba software pajak dan UKM yang dominan. Tesis bearish menyoroti tekanan AI generatif terhadap alur kerja pajak konsumen, sebagaimana diuraikan laporan 26 Mei “Is OpenAI Coming for Intuit Next?”.

Dilansir The Motley Fool, Marvell Technology (MRVL) diperdagangkan di $219,43 pada 29 Mei, naik 7,04% intraday. Komentar terkait menyebut sahamnya baru saja menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa karena momentum semikonduktor AI.

Manajemen Marvell digambarkan optimistis dan melaporkan peningkatan bisnis pada transkrip Q1 tahun fiskal 2027 yang dipublikasikan 27 Mei. Waralaba custom ASIC untuk pelanggan pusat data AI tetap menjadi mesin pertumbuhan utama yang dikutip publikasi tersebut.

Intuit dan Marvell berada di dua sisi berbeda dari narasi AI untuk investor software saat ini. Salah satunya menghadapi tekanan langsung dari model bahasa besar, sementara yang lain memasok silikon yang menggerakkan teknologi tersebut.

Melansir analis The Motley Fool Parkev Tatevosian, Microsoft (MSFT) berada di $460,94 pada 29 Mei, naik 2,38% intraday. Pilar bullish yang dikutip adalah run rate tahunan AI sebesar $37 miliar di bisnis cloud.

Sisi risiko berpusat pada aktivitas insider, dengan laporan menyebut Bill Gates mengurangi posisinya di Microsoft. Laporan tersebut menyajikan setup sebagai keseimbangan antara pertumbuhan cloud berbasis AI dan kekhawatiran valuasi serta penjualan insider.

Tatevosian menyebut dirinya memiliki posisi di Microsoft, dan The Motley Fool juga merekomendasikan saham ini di level harga saat ini. Pengungkapan tersebut memperkuat kecondongan konstruktif analis meski ada aktivitas insider yang disorot.

Bagi investor yang menyusun daftar pantauan big tech AS, ketiga nama ini menawarkan profil risiko berbeda. Intuit memberi cerita koreksi kontrarian, Marvell memberi eksposu… [content truncated]