Lululemon Akhiri Perselisihan dengan Pendiri, Fokus ke Rilis Kinerja; Hims & Hers dan Chewy Jadi Incaran Investor

Lululemon Athletica (LULU) resmi mengakhiri perselisihan panjang dengan pendiri sekaligus mantan ketua dewan, Chip Wilson, setelah berbulan-bulan ketegangan publik. Kesepakatan ini menghilangkan tekanan tata kelola yang sebelumnya membebani saham hingga menyentuh level terendah 52 minggu. Saham LULU ditutup menguat 0,69 persen ke posisi $132,09 pada 28 Mei, menjelang rilis kinerja kuartalan yang dijadwalkan pada 4 Juni. Manajemen kini memiliki ruang lebih luas untuk fokus pada operasional inti perusahaan di tengah persaingan ketat dengan Nike di segmen athleisure.

Di luar Lululemon, investor mulai melirik saham-saham yang dinilai undervalued di sektor konsumen dan kesehatan, termasuk Hims & Hers Health (HIMS) dan Chewy (CHWY). Kedua saham ini menunjukkan potensi katalis jangka menengah meskipun dihadapkan pada volatilitas pasar. Menurut analis Parkev Tatevosian, HIMS merupakan salah satu nama paling volatil di bursa saat ini, dengan pergerakan harga yang sangat sensitif terhadap rilis kinerja kuartalan. Tesis bullish terhadap perusahaan telehealth ini bertumpu pada disrupsi sektor kesehatan melalui platform resep direct-to-consumer dan pertumbuhan pelanggan yang agresif.

Sementara itu, Chewy (CHWY) diperdagangkan di level $22,28 pada 28 Mei, atau sekitar 25–40 persen di bawah puncaknya pada 2026. Meskipun tertinggal dari kinerja sektor konsumen secara keseluruhan di paruh pertama tahun ini, arus kas bebas perusahaan tercatat tumbuh 24 persen pada 2025, menandakan efisiensi operasional yang meningkat. Model bisnis e-commerce dengan pendapatan berulang dari layanan Autoship menjadi fondasi utama penilaian undervalued, meskipun risiko tekanan konsumen diskresioner dan perlambatan pertumbuhan masih menghantui. Para pendukung saham berargumen bahwa profil arus kas saat ini telah mencerminkan skenario makro terburuk, membuka potensi apresiasi jika kondisi ekonomi membaik.