PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) membukukan laba bersih sebesar Rp1,595 miliar pada kuartal pertama 2026, meningkat 20,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,323 miliar. Kinerja positif ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan dan perbaikan efisiensi operasional di tengah tekanan sektor properti yang masih berlangsung.
Pendapatan perseroan pada kuartal I 2026 tercatat Rp28,824 miliar, naik tipis 1,3% secara tahunan. Namun, laba kotor berhasil tumbuh lebih tinggi sebesar 5,4% menjadi Rp15,356 miliar, mencerminkan pengelolaan biaya yang lebih baik. Lonjakan signifikan terjadi pada laba usaha yang melesat 146,2% menjadi Rp3,175 miliar, dari sebelumnya Rp1,290 miliar, menandai pemulihan setelah tekanan pada tahun 2025.
Segmen real estate masih menjadi motor utama pertumbuhan GOLF. Meskipun marketing sales turun menjadi Rp266,159 miliar pada 2025 dibandingkan Rp398,948 miliar pada 2024, pendapatan akuntansi dari segmen ini justru terus meningkat: dari Rp44,613 miliar (2023) menjadi Rp67,856 miliar (2024) dan Rp79,394 miliar (2025). Sementara itu, segmen golf, restoran, dan lainnya menyumbang Rp136,125 miliar pada tahun lalu, menunjukkan diversifikasi bisnis yang solid.
Dengan margin laba kotor yang tetap terjaga pada level sehat dan tren pemulihan laba usaha yang kuat, GOLF dipandang memiliki prospek positif ke depan. Investor Relation GOLF, Ravenal Arvense, menyatakan optimisme bahwa pertumbuhan berkelanjutan akan didukung oleh kinerja operasional yang lebih efisien serta kontribusi segmen real estate yang konsisten. Pasar akan mencermati kemampuan emiten ini mempertahankan momentum di tengah dinamika suku bunga dan permintaan properti domestik.