Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,13 Triliun, Yield 5,19% dengan Valuasi Murah

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengumumkan pembagian dividen untuk tahun buku 2025 senilai Rp1,13 triliun atau setara Rp156,22 per saham. Cum date dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada Selasa (2/6/2026), menjadi batas akhir bagi investor untuk membeli saham guna memperoleh hak dividen. Keputusan ini mencerminkan payout ratio sekitar 30% dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp3,65 triliun.

Pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (29/5/2026), saham JSMR ditutup menguat 1,35% ke level Rp3.010. Dengan harga tersebut, potensi yield dividen mencapai 5,19%. Namun, dalam tiga bulan terakhir, saham emiten jalan tol ini terkoreksi cukup dalam sebesar 18,65%, menjadikannya salah satu saham dengan penurunan signifikan di sektor infrastruktur.

Dari sisi valuasi, JSMR semakin atraktif pasca koreksi. Rasio price to book value (PBV) tercatat hanya 0,59 kali, sementara price earning ratio (PER) berbasis trailing twelve months (TTM) berada di angka 6,23 kali. Kapitalisasi pasar Jasa Marga kini terkontraksi menjadi Rp21,84 triliun, memberikan peluang bagi investor value yang mencari saham dengan fundamental kokoh dan diskon valuasi.

Adapun jadwal dividen selanjutnya: ex date di pasar reguler dan negosiasi pada 3 Juni 2026, recording date atau daftar pemegang saham yang berhak pada 4 Juni, dan pembayaran dividen akan dilakukan pada 19 Juni 2026. Dengan dividen jumbo dan valuasi murah, JSMR menjadi sorotan pelaku pasar di tengah prospek bisnis jalan tol yang masih stabil.