Jakarta – MNC Sekuritas memproyeksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada perdagangan hari ini (2/6) masih akan terkoreksi untuk menguji level supportnya di 5.899.
“Area koreksi yang dapat kami perkirakan berikutnya akan menguji ke 5,899 sekaligus area supportnya,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 2 Juni 2026.
Diketahui, IHSG pada perdagangan Jumat lalu (29/5) ditutup terkoreksi tipis 0,05 persen ke level 6.127 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
Sementara secara minggua, IHSG mengalami pelemahan 0,56 persen dengan volume penjualan yang cenderung mengecil.
Pada perdagangan saham hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).
DEWA menguat 1,21 persen ke 334 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi DEWA saat ini sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C).
UNTR terkoreksi 3,68 persen ke 22.925 namun muncul adanya volume pembelian. Saat ini, posisi UNTR MNC Sekuritas perkirakan sedang berada pada bagian dari wave (3) dari wave [C].
UNVR bergerak terkoreksi 2,84 persen ke 1.710 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun pergerakannya tertahan oleh MA20. MNC Sekuritas perkirakan, posisi UNVR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.
NCKL menguat 5,33 persen ke 890 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi NCKL saat ini sedang berada pada bagian akhir dari wave [iv] dari wave C.
Hal tersebut berarti, penguatan NCKL akan cenderung terbatas dan rawan koreksi untuk membentuk wave [v] ke rentang 745-760 sekaligus menutup area gap.
Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).