Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan pada awal Juni 2025, setelah tekanan dari proses rebalancing indeks MSCI mulai mereda. Pergerakan ini membawa angin segar bagi pelaku pasar yang sebelumnya khawatir terhadap dampak keluarnya dana asing akibat penyesuaian portofolio global.
Langkah pemulihan IHSG didorong oleh kembalinya kepercayaan investor domestik dan asing, seiring selesainya periode rebalancing yang biasanya memicu volatilitas tinggi. Analis menilai bahwa aksi jual besar-besaran yang terjadi pada akhir Mei merupakan respons sementara, dan fundamental ekonomi Indonesia yang solid menjadi penopang utama rebound ini.
Dari sisi sektoral, saham-saham perbankan dan konsumer menjadi motor penggerak utama, dengan aliran modal asing yang mulai kembali masuk ke pasar modal Indonesia. Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut jika tidak ada kejutan negatif dari kebijakan moneter global atau data ekonomi domestik yang mengecewakan.
Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada rilis data inflasi Juni serta keputusan suku bunga Bank Indonesia. Stabilitas makroekonomi dan prospek pertumbuhan yang positif diyakini mampu menjaga momentum penguatan IHSG dalam jangka pendek hingga menengah.