PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) yang akan didanai sepenuhnya dari kas internal perusahaan. Head of Legal & Corporate Secretary Amelia Allen menegaskan bahwa sumber dana aksi korporasi ini berasal dari kas internal dan tidak akan mengganggu stabilitas pendapatan korporasi secara keseluruhan.
Manajemen ERAA memastikan bahwa langkah buyback tidak berdampak material terhadap operasional bisnis. Meskipun terdapat potensi penyesuaian pada laporan keuangan, seperti penurunan aset dari Rp 28,8 triliun menjadi Rp 28,7 triliun dan ekuitas dari Rp 10,17 triliun menjadi Rp 10,07 triliun berdasarkan laporan per 31 Desember 2025, dampak tersebut dinilai minimal dan tidak mengganggu kelangsungan usaha.
Dengan struktur permodalan yang kokoh, perusahaan optimistis dapat menjalankan ekspansi bisnis sekaligus mendanai aksi buyback ini. Langkah ini juga mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek saham ERAA dalam jangka panjang, sehingga diharapkan mampu memberikan sinyal positif bagi pasar dan mendukung stabilitas harga saham ke depan.