EinsNews, Jakarta – Emiten poultry PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp115,99 miliar. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Mei 2026, di mana setiap pemegang saham berhak menerima dividen Rp52 per lembar saham. Total dividen tersebut akan dialokasikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) dengan jumlah saham beredar sebanyak 2.230.497.500 saham.
Berdasarkan harga penutupan saham MAIN pada 2 Juni 2026 di level Rp810 per saham, dividend yield yang ditawarkan mencapai 6,42%. Angka ini setara dengan sekitar tiga kali lipat bunga deposito rupiah di bank umum yang saat ini berkisar 2% per tahun. Tingkat imbal hasil yang kompetitif tersebut menempatkan MAIN sebagai salah satu emiten sektor perunggasan yang layak dicermati, terutama bagi investor yang mencari pendapatan pasif.
Corporate Secretary MAIN, Andre A. Hendjan, menyampaikan bahwa perseroan telah menyetujui pembagian dividen tunai sebagai bentuk apresiasi kepada pemegang saham atas kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. “Perusahaan telah menyetujui pembagian dividen tunai kepada para pemegang saham,” tulis Andre dalam keterbukaan informasi, Selasa (2/6/2026).
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen tunai MAIN tahun buku 2025:
• Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 5 Juni 2026
• Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 8 Juni 2026
• Cum dividen di pasar tunai: 9 Juni 2026
• Ex dividen di pasar tunai: 10 Juni 2026
• Recording date: 9 Juni 2026
Dengan dividend yield yang mencapai 6,42%, saham MAIN menjadi salah satu opsi menarik di tengah suku bunga deposito yang rendah. Investor yang ingin memperoleh hak dividen disarankan untuk melakukan pembelian sebelum cum dividen pada 5 Juni 2026. Analis pasar melihat langkah ini sebagai sinyal positif atas kesehatan fundamental perusahaan dan komitmennya terhadap imbal balik pemegang saham.

