EinsNews, NEW YORK – Saham raksasa baja global ArcelorMittal berhasil menembus level tertinggi dalam 52 pekan terakhir pada perdagangan baru-baru ini, mencapai harga $71,48 per saham. Pencapaian ini menandai titik tertinggi yang pernah dicatatkan saham emiten tersebut selama setahun terakhir, mencerminkan sentimen positif yang melanda sektor logam dan pertambangan. Kinerja positif ini didorong oleh sejumlah faktor fundamental, termasuk permintaan baja yang terus meningkat seiring pemulihan ekonomi global dan proyek infrastruktur di berbagai negara. ArcelorMittal, sebagai salah satu produsen baja terbesar di dunia, diuntungkan oleh kenaikan harga komoditas dan efisiensi operasional yang berhasil meningkatkan margin keuntungan. Analis mencatat bahwa saham ini telah menunjukkan tren bullish yang konsisten sejak awal tahun, didukung oleh prospek bisnis yang solid. Selain itu, optimisme investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan juga turut mendorong aksi beli. ArcelorMittal terus melakukan diversifikasi ke arah produk baja ramah lingkungan dan memperkuat posisinya di pasar negara berkembang. Langkah ini dinilai mampu menjaga daya saing perusahaan di tengah transisi industri hijau. Dari sisi teknikal, level $71,48 kini menjadi resistance psikologis yang penting. Jika saham mampu bertahan di atas level tersebut, bukan tidak mungkin akan terjadi reli lanjutan menuju level $75-$80 dalam waktu dekat. Namun, investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek jika terjadi aksi ambil untung. Secara keseluruhan, pencapaian tertinggi 52 pekan ini menegaskan kepercayaan pasar terhadap fundamental ArcelorMittal. Dengan momentum yang masih kuat, saham ini tetap menjadi salah satu pilihan menarik bagi investor yang ingin bereksposur pada sektor material dasar.