Anthropic Resmi Daftarkan IPO ke SEC, Target Valuasi Mendekati Triliun Dolar

Perusahaan kecerdasan buatan di balik model Claude, Anthropic, telah resmi mengajukan draft pernyataan pendaftaran (filing S-1) secara rahasia kepada Securities and Exchange Commission (SEC) pada 1 Juni 2026. Langkah ini menandai salah satu debut publik yang paling dinanti dalam sejarah pasar modal AS, dengan valuasi pasca-Series H yang mencapai angka fantastis $965 miliar. Keputusan untuk mengajukan IPO ini muncul tak lama setelah penutupan putaran pendanaan Series H senilai $65 miliar, yang sekaligus mendorong valuasi perusahaan ke level yang nyaris menyentuh triliun dolar.

Dari sisi fundamental, Anthropic menunjukkan performa keuangan yang mencengangkan. Run-rate revenue perusahaan pada Mei 2026 tercatat mencapai $47 miliar, melonjak lebih dari empat kali lipat dibandingkan pendapatan tahunan $10 miliar pada periode sebelumnya. Pertumbuhan eksplosif ini terutama dipicu oleh adopsi massal produk Claude di sektor enterprise, khususnya di industri finansial, riset ilmiah, dan alat bantu pengembangan perangkat lunak. Dengan profil pertumbuhan pendapatan setinggi ini, Anthropic diprediksi akan menarik minat investor institusi dan ritel yang ingin mendapatkan eksposur langsung terhadap gelombang kecerdasan buatan generasi berikutnya.

Meskipun demikian, IPO masih bersifat rahasia sehingga belum ada tanggal pasti perdagangan perdana. Waktu listing akan sangat bergantung pada proses review SEC dan kondisi pasar secara keseluruhan. Di tengah persaingan ketat dengan OpenAI (pengembang GPT), Mistral (laboratorium AI Eropa), xAI (Grok), dan Google DeepMind (Gemini), Anthropic memiliki posisi unik. Jika OpenAI unggul di segmen konsumen melalui ChatGPT, Anthropic justru mendominasi lapisan enterprise, terutama dalam pengembangan alat developer dan alur kerja finansial. Dari segi valuasi privat, Anthropic kini memimpin dengan $965 miliar, jauh di atas OpenAI yang diperkirakan berada di angka $500 miliar, xAI $200 miliar, dan Mistral $14 miliar.

Bagi para trader ritel di Indonesia, akses langsung ke saham pre-IPO Anthropic hampir mustahil. Namun, momentum ini membuka peluang untuk membangun posisi strategis di saham-saham lain yang berpotensi terdampak positif oleh listing tersebut—misalnya emiten teknologi besar atau reksa dana yang fokus pada AI. Tanpa adanya tanggal pasti IPO, investor disarankan tidak panik membeli, melainkan memanfaatkan jendela waktu untuk menyusun portofolio yang siap menyambut debut publik raksasa AI ini.