Saham Micron Technology Melonjak Lebih dari 8% Didorong Optimisme Permintaan Chip AI

Saham Micron Technology mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan hari ini, mencatat kenaikan lebih dari 8% di tengah sentimen positif pasar terhadap prospek industri semikonduktor. Kenaikan ini dipicu oleh laporan keuangan kuartal terbaru perusahaan yang melampaui ekspektasi analis, terutama didukung oleh permintaan kuat untuk chip memori DRAM dan NAND yang digunakan dalam kecerdasan buatan (AI) serta pusat data.

Berdasarkan data yang dirilis, Micron mencatat pendapatan sebesar $7,8 miliar pada kuartal fiskal terakhir, tumbuh 15% secara tahunan dan melampaui estimasi konsensus. Laba per saham juga tercatat lebih tinggi dari perkiraan, didorong oleh margin operasional yang membaik berkat efisiensi produksi dan harga jual rata-rata yang lebih tinggi. Manajemen perusahaan juga memberikan panduan optimistis untuk kuartal mendatang, dengan proyeksi pendapatan antara $8,0 miliar hingga $8,2 miliar.

Lonjakan saham Micron ini juga dipengaruhi oleh sentimen positif di sektor teknologi secara lebih luas, di mana investor terus memburu saham-saham yang terkait dengan AI dan data center. Micron, sebagai salah satu pemain utama di pasar memori, dianggap akan menjadi salah satu penerima manfaat utama dari belanja modal raksasa teknologi seperti Microsoft dan Amazon yang terus meningkatkan investasi infrastruktur AI.

Analis pasar melihat potensi kenaikan lebih lanjut, meskipun risikonya termasuk siklus industri memori yang volatil dan tekanan geopolitik dari perang dagang AS-China. Namun, dalam jangka pendek, katalis positif seperti pemulihan permintaan PC dan smartphone, serta adopsi AI yang semakin luas, menjadi pendorong utama harga saham Micron. Investor akan memantau perkembangan lebih lanjut, terutama terkait rilis data ekonomi AS dan kebijakan suku bunga The Fed yang dapat mempengaruhi selera risiko terhadap saham teknologi.