Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 503 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.ServiceUnavailableError: ServiceUnavailableError: OpenAIException – auth_unavailable: no auth available (providers=provider-c,kimi, model=kimi-k2.6)No fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.ServiceUnavailableError: ServiceUnavailableError: OpenAIException – auth_unavailable: no auth available (providers=provider-c,kimi, model=kimi-k2.6)No fallback model group found for original
Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 503 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.ServiceUnavailableError: ServiceUnavailableError: OpenAIException – auth_unavailable: no auth available (providers=provider-c,kimi, model=kimi-k2.6)No fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.ServiceUnavailableError: ServiceUnavailableError: OpenAIException – auth_unavailable: no auth available (providers=provider-c,kimi, model=kimi-k2.6)No fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[] LiteLLM Retried: 20 times, LiteLLM Max Retries: 20’, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘503’}}
Isi berita asli:
KABARBURSA.COM – Perdagangan Rabu, 10 Juni 2026, menjadi momen penting bagi investor pemburu dividen. Sejumlah emiten dari berbagai sektor memasuki cum date dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi.Dari seluruh daftar tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi salah satu emiten yang paling menarik perhatian.Produsen nikel ini akan membagikan dividen tunai sebesar USD45.638.211, setara 60 persen dari laba bersih tahun buku 2025, atau USD0,00433 per saham. Investor yang memiliki saham INCO hingga penutupan perdagangan 10 Juni 2026 berhak memperoleh dividen yang akan dibayarkan pada 26 Juni 2026.Keputusan tersebut menunjukkan konsistensi Vale dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham di tengah dinamika industri nikel global yang masih penuh tantangan.Dalam catatan KabarBursa.com, sepanjang 2025, INCO berhasil membukukan pendapatan sebesar USD990 juta, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut diikuti oleh kenaikan EBITDA menjadi USD228 juta, sementara laba bersih melonjak 32 persen menjadi USD76 juta.Kinerja tersebut menjadi sinyal bahwa efisiensi operasional dan pengendalian biaya berhasil menjaga profitabilitas perusahaan, meski harga komoditas nikel mengalami fluktuasi.Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Bernardus Irmanto, menegaskan bahwa dividen yang dibagikan sekaligus mencerminkan optimisme perusahaan terhadap prospek jangka panjang Indonesia sebagai produsen nikel rendah karbon untuk mendukung transisi energi global.Namun, investor juga perlu memahami bahwa momentum cum date biasanya diikuti oleh ex date pada hari berikutnya, yaitu 11 Juni 2026, di mana harga saham secara teoritis akan menyesuaikan sebesar nilai dividen yang dibagikan. Artinya, strategi membeli saham hanya untuk mengejar dividen perlu mempertimbangkan potensi penyesuaian harga tersebut.Dari TMAS hingga GOLFSelain INCO, beberapa emiten lain juga memasuki cum date pada hari yang sama.PT Temas Tbk (TMAS) akan membagikan dividen sebesar Rp228,206 miliar atau Rp4 per saham. Cum dividen berlangsung pada 10 Juni, sedangkan pembayaran dividen dijadwalkan pada 3 Juli 2026.PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) juga akan membagikan dividen sebesar Rp35 per saham, dengan jadwal pembayaran pada 24 Juni 2026.PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) membagikan dividen senilai Rp22,77 miliar atau Rp35 per saham, yang akan dibayarkan pada 3 Juli 2026.Sementara itu, PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) menetapkan dividen sebesar Rp0,8 per saham dengan total nilai sekitar … [content truncated]















Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *