728 x 90

OJK: Realisasi Buyback Emiten Tembus Rp17,12 Triliun, Buyback Tanpa RUPS Maksimal 20% Modal Disetor

OJK: Realisasi Buyback Emiten Tembus Rp17,12 Triliun, Buyback Tanpa RUPS Maksimal 20% Modal Disetor

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None,

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘401’}}

Isi berita asli:
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti aksi pembelian kembali saham (buyback) tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang selama ini diberikan sebagai salah satu bentuk fleksibilitas kebijakan untuk menjaga stabilitas pasar modal di tengah fluktuasi pasar.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa sejak Maret 2025 hingga 18 Mei 2026 terdapat 65 emiten yang mengumumkan program buyback dengan total alokasi dana mencapai Rp65,34 triliun. Dalam periode yang sama, tercatat 106 keterbukaan informasi (KI) terkait buyback tanpa RUPS.

“OJK telah mengambil berbagai langkah kebijakan, termasuk pemberian fleksibilitas pelaksanaan buyback saham tanpa persetujuan RUPS dalam kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan, dengan jumlah maksimum sebesar 20% dari modal disetor,” jelas Hasan dalam keterangan resmi yang diterima SWA.co.id pada Selasa (9/6/2026).

Hasan menambahkan, dari 65 emiten tersebut terdapat 64 emiten yang telah merealisasikan buyback dengan nilai mencapai Rp17,12 triliun atau sekitar 30,25% dari total alokasi yang diumumkan. Saat ini masih terdapat tujuh emiten yang berada dalam periode pelaksanaan buyback tanpa RUPS dengan estimasi nilai sebesar Rp5,76 triliun.

“OJK menghormati setiap inisiatif korporasi yang dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk apabila terdapat aksi korporasi seperti buyback oleh emiten,” tutup Hasan.

Secara terpisah, Head of Investment Portfolio Strategy Bank Sinarmas, Ismail Muharam, menilai penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa dipengaruhi oleh munculnya sentimen positif terkait wacana buyback yang akan dilakukan perusahaan, termasuk perusahaan asuransi dan perbankan BUMN. Meski demikian, inisiatif tersebut masih berada pada tahap pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Kalau kita bicara domestik, kita melihat tadi pagi ada sentimen bahwa BUMN itu diarahkan untuk buyback. Itu sebenarnya bisa menjadi katalis positif,” ujar Ismail kepada SWA.co.id saat doorstop di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa siang.

Meski sentimen buyback dinilai positif bagi pasar, tekanan jual investor asing masih cukup besar. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai jual bersih (net sell) investor asing pada perdagangan Selasa mencapai Rp2,44 triliun untuk seluruh pasar reguler, negosiasi, dan tunai, atau setara US$134,81 juta.

Nilai tersebut melonjak dibandingk… [content truncated]

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos