Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 403 – {‘error’: {‘message’: “litellm.APIError: APIError: OpenAIException – You’ve reached your usage limit for this billing cycle. Your quota will be refreshed in the next cycle. Upgrade to get more: https://www.kimi.com/code/console?from=quota-upgradeNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the
Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 403 – {‘error’: {‘message’: “litellm.APIError: APIError: OpenAIException – You’ve reached your usage limit for this billing cycle. Your quota will be refreshed in the next cycle. Upgrade to get more: https://www.kimi.com/code/console?from=quota-upgradeNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.APIError: APIError: OpenAIException – You’ve reached your usage limit for this billing cycle. Your quota will be refreshed in the next cycle. Upgrade to get more: https://www.kimi.com/code/console?from=quota-upgradeNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[] LiteLLM Retried: 20 times, LiteLLM Max Retries: 20”, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘403’}}
Isi berita asli:
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membagikan dividen tunai sebesar Rp 21,9 triliun. Dari jumlah itu, Rp 17,8 triliun berasal dari laba bersih di 2025, dan sisanya Rp 4,2 triliun dari laba yang ditahan perseroan pada tahun sebelumnya.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, pembayaran dividen akan dilakukan selambat-lambatnya pada 10 Juli 2026. Penerima yang berhak mendapatkan dividen ialah pemegang saham yang terdaftar sebagai pemegang saham pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Juni 2026.
“Meski menghadapi tekanan industri dan ketidakpastian sepanjang 2025, perseroan telah berhasil membuktikan bahwa fundamental bisnis tetap terjaga dan arus kas juga kian menguat,” kata Dian dalam keterangan resminya pada Selasa (9/6).
Selain pembagian dividen, kata Dian, perusahaan juga akan mem-buyback saham dengan nilai sebesar-besarnya Rp 4 triliun. Buyback dilakukan di BEI, secara bertahap atau sekaligus. Proses buyback diselesaikan dalam periode 12 bulan setelah disetujui RUPST, yakni sejak 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027.
“Dengan demikian, keputusan pemegang saham atas persetujuan dividen hari ini mencerminkan kepercayaan terhadap transformasi dan arah pertumbuhan yang kami bangun,” ujar Dian.
Dalam RUPST, pemegang saham juga menyetujui perubahan pengurus dewan komisaris. Berikut susunan dewan komisari dan direksi pasca-RUPST tahun buku 2025:
1. Komisaris Utama: Angga Raka Prabowo
2. Komisaris Independen: Deswandhy Agusman
3. Komisaris Independen: Anthony Leong
4. Komisaris Independen: Ira Noviarti
5. Komisaris Independen: Rofikoh Rokhim
6. Komisaris: Rizal Mallarangeng
7. Komisaris: Edwin Hidayat Abdullah
8. Komisaris: Ossy Dermawan
1. Direktur Utama: Dian Siswarini
2. Direktur Enterprise & Business Service: Veranita Yosephine
3. Direktur Human Capital Management: Willy Saelan
4. Direktur Keuangan & Manajemen Risiko: Arthur Angelo Syailendra
5. Direktur Network: Nanang Hendarno
6. Direktur Strategic Business Development & Portfolio: Seno Soemadji
7. Direktur Wholesale & International Service: Budi Satria Dharma Purba
8. Direktur IT Digital: Faizal R. Djoemadi
9. Direktur Legal & Compliance: Andy Kelana
Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Icono… [content truncated]













Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *