EinsNews, JAKARTA – PT Elnusa Tbk (ELSA), emiten jasa energi terintegrasi di bawah Subholding Upstream Pertamina, resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 323 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta. Keputusan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah berkelanjutan kepada pemegang saham sekaligus menjaga momentum
EinsNews, JAKARTA – PT Elnusa Tbk (ELSA), emiten jasa energi terintegrasi di bawah Subholding Upstream Pertamina, resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 323 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta. Keputusan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah berkelanjutan kepada pemegang saham sekaligus menjaga momentum pertumbuhan jangka panjang.
Dividen yang dibagikan setara 45% dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk, atau Rp 44,29 per saham. Angka ini meningkat 13% dibandingkan tahun sebelumnya, menandai konsistensi ELSA dalam menciptakan pertumbuhan kinerja dan imbal hasil yang menarik. Sepanjang tahun buku 2025, ELSA membukukan laba bersih Rp 718 miliar dengan pendapatan usaha Rp 14,5 triliun, didorong oleh aktivitas jasa hulu migas, penguatan bisnis distribusi dan logistik energi, serta inovasi teknologi yang terus dikembangkan.
Di sisi lain, perseroan mengalokasikan Rp 395 miliar atau 55% laba bersih sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi usaha, penguatan struktur permodalan, serta pengembangan teknologi dan kapabilitas operasional. Langkah ini menunjukkan strategi ELSA dalam menyeimbangkan optimalisasi return bagi pemegang saham dengan penciptaan nilai jangka panjang, sehingga investor tetap mendapatkan dividen kompetitif tanpa mengorbankan prospek pertumbuhan.
Untuk memperkuat daya saing, ELSA gencar berinvestasi pada teknologi seperti In-Line Inspection (ILI), Hydraulic Fracturing, Pertasolven, serta digitalisasi proses bisnis dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Di kancah global, perseroan sukses melaksanakan proyek survei seismik maritim di Thailand dan memperluas pasar di Afrika Utara, yang membuka peluang pertumbuhan baru serta memperluas basis pendapatan di luar domestik.
Kenaikan dividen tahun ini menjadi sinyal positif bagi pasar, menegaskan kepercayaan manajemen terhadap prospek bisnis ke depan. Dengan fundamental yang solid dan strategi ekspansi yang terukur, ELSA dipandang mampu mempertahankan tren pertumbuhan, sehingga sahamnya berpotensi tetap diminati investor yang mencari kombinasi dividen dan potensi apresiasi harga.















Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *