PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) mencatatkan kinerja gemilang pada kuartal I-2026 seiring percepatan transformasi perusahaan menjadi grup pertambangan dan energi terintegrasi. Pendapatan perseroan melonjak 73,6% secara tahunan menjadi US$ 371,33 juta, sementara laba bersihnya meroket 232,7% menjadi US$ 5,69 juta. Capaian ini melanjutkan momentum positif tahun 2025, di mana pendapatan mencapai US$ 1,21 miliar (naik 51,63%) dan EBITDA tumbuh 24,49% menjadi US$ 404,62 juta.
Ekspansi lanjutan dilakukan melalui rencana pengambilalihan PT Singaraja Putra Tbk (SINI) via afiliasi, termasuk PT Petrosea Tbk (PTRO). Hingga Desember 2025, anak usaha CUAN, PT Kreasi Jasa Persada, telah menguasai 19,99% saham SINI dan tengah mengikuti rights issue. Setelah transaksi rampung, kepemilikan CUAN dan afiliasinya diproyeksikan mencapai minimal 29%, memperkuat jaringan bisnis dan integrasi usaha pertambangan serta jasa penunjangnya.
Dengan tambahan basis aset dari akuisisi tersebut, CUAN memproyeksikan total cadangan batubara grup mencapai sekitar 378 juta ton hingga 2031. Direktur Utama Petrindo Jaya Kreasi, Michael, menegaskan bahwa ekspansi bersama SINI akan mendorong produksi bertahap hingga melampaui 30 juta ton per tahun pada periode yang sama. Angka ini berpotensi menempatkan grup sebagai salah satu dari enam produsen batubara terbesar di Indonesia berdasarkan volume produksi tahunan.
Nilai strategis transaksi tidak hanya terletak pada penambahan cadangan dan produksi, tetapi juga pada penguatan model bisnis terintegrasi yang mencakup pertambangan, jasa pertambangan, dan energi. Basis sumber daya yang kokoh ini memberikan fondasi bagi pertumbuhan jangka panjang dan keberlanjutan operasi grup di tengah dinamika industri batu bara global.