Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Untuk Masuk dan Daftar akan kami arahkan ke laman Subscribe Investor Daily
JAKARTA, investor.id – Prospek PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA sepanjang 2026 masih berada di jalur yang sesuai proyeksi, setelah membukukan laba solid pada Juli. KB Valbury Sekuritas mematok target harga tinggi untuk saham BBCA.
Analis KB Valbury Sekuritas, Akhmad Nurcahyadi menyebutkan laba bersih BCA pada Juli 2026 meningkat 12,2% secara bulanan (mom) menjadi Rp 5,06 triliun. Capaian itu membuat laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk (profit after tax and minority interest/PATMI) selama tujuh bulan pada 2026 menjadi Rp 35,25 triliun.
Realisasi laba emiten berkode saham BBCA tersebut secara umum masih sejalan dengan proyeksi KB Valbury dan konsensus pasar. “Pencapaian tujuh bulan pada 2026 masing-masing telah memenuhi 58,6% dan 57,3% dari estimasi setahun penuh,” tulis Akhmad dalam risetnya, dikutip pada Minggu (30/8/2026).
Dari sisi intermediasi, total kredit BBCA tumbuh 8,4% secara tahunan (yoy). Pertumbuhan itu masih berada dalam rentang panduan perseroan untuk tahun 2026 sebesar 8%-10% yoy.
Total dana pihak ketiga (DPK), yakni dana yang dihimpun bank dari nasabah, juga meningkat 8,2% yoy. Pertumbuhan terutama berasal dari giro yang naik 16,8% yoy. Sebaliknya, deposito berjangka turun 5% yoy.
“Margin bunga bersih (net interest margin/NIM) tercatat sebesar 5,43%. Angka tersebut masih berada dalam kisaran ekspektasi NIM tahun 2026 sebesar 5,4%-5,6%,” jelas Akhmad.
Dia juga menilai kualitas aset BBCA tetap terjaga. Adapun return on equity (RoE) masih berada di atas asumsi dasar valuasi KB Valbury untuk 2026.
KB Valbury memperkirakan PATMI BBCA (bank only) pada kuartal III-2026 mencapai Rp 14,78 triliun. Angka tersebut diproyeksikan tumbuh 2,8% yoy. Dengan proyeksi tersebut, PATMI selama sembilan bulan pada 2026 diperkirakan mencapai Rp 44,32 triliun atau naik 2,1% yoy.
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
*Tanggal Source Berita: Minggu, 30 Agustus 2026 06:01:00 WIB*