Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menetapkan tiga emiten dalam daftar Saham Berbasis Hijau (IDX Green Equity Designation) pada Jumat (28/8).
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan langkah ini sebagai upaya penguatan ekosistem keuangan berkelanjutan di pasar modal Indonesia.
“Melalui inisiatif ini, BEI memberikan penetapan khusus kepada saham perusahaan tercatat yang memenuhi kriteria aktivitas ekonomi hijau dan/atau transisi menuju ekonomi rendah karbon,” jelas Kautsar, dalam keterangan yang disampaikan pada Jumat (28/8).
Selain itu, kata Kautsar, langkah ini juga diharapkan memberi visibilitas yang lebih kuat bagi perusahaan, serta menambah tingkat kepercayaan investor di BEI.
Adapun tiga perusahaan yang ditetapkan sebagai saham hijau oleh BEI adalah:
PT Hero Global Investment Tbk (HGII) sebagai Saham Hijau (Green Equity)
PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) sebagai Saham Hijau (Green Equity)
PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) sebagai Saham Hijau Transisi (Green Equity Transition)
Kautsar menambahkan ketiga emiten tersebut, sebelumnya telah berpartisipasi dalam proses piloting penetapan saham berbasis hijau, bersama penyedia review eksternal yaitu S&P Global Ratings dan PT Sucofindo (Persero).
Ia menambahkan dalam penetapan saham hijau ini, BEI bertumpu pada lima pilar utama. Kelima pilar tersebut adalah Financial, Taxonomy, Governance, Assessment, dan Disclosure.
Menyusul penetapan sebagai saham hijau, harga saham masing-masing emiten mencatat lonjakan pada perdagangan Jumat.
Harga saham HGII sempat melesat 27,27% ke Rp168 per lembar, namun penguatannya telah melandai jadi 7,58% hingga pukul 15.45 WIB.
Harga saham KEEN juga sempat naik 5,26% ke Rp900 per lembar, namun penguatannya juga melandai jadi 2,92%. Sementara itu harga saham TOBA sempat naik 5,83% ke Rp635 per lembar dan saat ini kenaikannya telah melandai ke 0,83%. (KR)
*Tanggal Source Berita: Jumat, 28 Agustus 2026 15:50:00 WIB*