ARKO Akuisisi Endorshine Energy: Peningkatan Portofolio EBT

PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), perusahaan pembangkit listrik terbarukan, telah memperluas lini bisnisnya dengan mengakuisisi 99,9% saham PT Endorshine Energy Solutions pada tanggal 25 Agustus 2026. Aksi korporasi ini merupakan bagian dari upaya ARKO untuk meningkatkan portofolio energi terbarukan, yang sebelumnya berfokus pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Transaksi tersebut mencerminkan komitmen ARKO untuk terus bertumbuh dan menciptakan peluang pengembangan baru.

Pengakuisisi tersebut membuat kapasitas EBT terkontrak ARKO mencapai 84,1 MW, dengan tambahan kapasitas PLTA sebesar 21,3 MWp. Dua fasilitas PLTA tersebut berlokasi di Bintan dan Batam, Kepulauan Riau. Dengan rampungnya aksi korporasi ini, ARKO resmi memiliki proyek PLTA untuk pertama kalinya.

Melalui akuisisi tersebut, ARKO mengoperasikan dua fasilitas PLTA dengan total kapasitas 21,3 MWp. Rinciannya, PLTA di Bintan memiliki kapasitas 10,27 MWp, sedangkan PLTA di Batam berkapasitas 11,05 MWp.

Masuknya bisnis PLTA menjadi langkah diversifikasi ARKO untuk memperkuat portofolio pembangkit berbasis EBT. Sebelumnya, Perseroan telah mengembangkan sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA), dan dengan tambahan dua fasilitas PLTA tersebut, ARKO kini memiliki kapasitas terkontrak 84,1 MW yang terdiri dari enam proyek PLTA dengan total kapasitas 62,8 MW dan dua proyek PLTA sebesar 21,3 MWp.

Selain kapasitas yang telah terkontrak, ARKO juga memiliki total kapasitas dalam pipeline lebih dari 300 MW. Akuisisi ini sekaligus memperluas jenis sumber EBT dan persebaran lokasi pembangkit yang dimiliki Perseroan di Indonesia.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** ARKO
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Rabu, 26 Agustus 2026 11:10:00 WIB*