Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Jack Ma, pendiri Alibaba Group Holding Ltd., bergabung dengan jajaran eksekutif senior membeli saham perusahaan sebagai dukungan atas transformasi bisnis fokus ke kecerdasan buatan (AI). Dalam beberapa hari terakhir, Jack Ma membeli saham Alibaba senilai lebih dari HK$600 juta (sekitar US$76,5 juta), menurut sumber yang mengetahui transaksi ini. Selain Ma, Ketua Alibaba Joe Tsai dan CEO Eddie Wu juga membeli saham secara berturut-turut dengan total investasi lebih dari HK$200 juta.
Langkah ini menyusul penempatan saham baru Alibaba senilai rekor HK$80 miliar di Hong Kong untuk mendanai pengembangan AI dan kapabilitas cloud proprietary.
Penempatan saham ini menjadi yang terbesar dalam catatan untuk perusahaan yang terdaftar di Hong Kong dan mendapat permintaan kuat dari investor institusional. Menurut sumber, pembelian saham oleh Jack Ma menunjukkan “kepercayaan kuat Alibaba untuk mewujudkan ambisi AI dan menangkap peluang pertumbuhan jangka panjang”.
Joe Tsai membeli saham senilai sekitar HK$82 juta pada Selasa, setelah melakukan pembelian senilai HK$80 juta pada Senin, sementara Eddie Wu membeli sekitar HK$40 juta pada hari yang sama. Penempatan saham ini menghasilkan dilusi sekitar 3,6% bagi pemegang saham eksisting dan dilakukan dengan diskon 8,4% dari harga pasar sebelum penempatan.
Meski demikian, permintaan yang besar dari dana kekayaan negara dan institusi jangka panjang yang mengambil lebih dari 40% saham baru menjadi sinyal positif terhadap strategi AI Alibaba. Alibaba telah mencatat pertumbuhan pendapatan terkait AI di layanan cloudnya dengan angka tiga digit selama 12 kuartal berturut-turut, dan kini AI menyumbang 35% dari pendapatan cloud eksternal perusahaan. Namun, penjualan saham ini juga menimbulkan perhatian tentang dampak belanja AI yang besar terhadap laba jangka pendek, terutama setelah laporan kuartal terakhir yang menunjukkan penurunan laba bersih dibanding tahun sebelumnya.
Investor diharapkan mengamati laporan keuangan berikutnya untuk melihat bagaimana dana hasil penempatan saham tersebut digunakan untuk pengembangan AI dan cloud serta dampaknya terhadap margin keuntungan.
*Tanggal Source Berita: Rabu, 26 Agustus 2026 10:57:47 WIB*