Dan Ives Sebut 5 Saham AI Teratas yang Perlu Dipantau di Tengah Hype IPO Anthropic di Wall Street

Anthropic mengajukan IPO secara rahasia ke SEC pada 1 Juni 2026, dengan valuasi US$965 miliar, sehingga memicu reli AI lagi dan membuat semua perhatian tertuju kembali ke nama-nama Wall Street yang paling terpapar.

Kami akan mengulas makna IPO Anthropic bagi pasar dan lima saham AI yang saat ini masuk dalam daftar pantauan belanja Dan Ives.

Pengajuan IPO adalah langkah resmi yang diambil perusahaan privat untuk mulai menjual saham kepada investor publik. Anthropic baru saja mengambil langkah ini, sehingga menjadikannya laboratorium AI besar pertama yang melakukan langkah tersebut di siklus ini.

Angkanya sangat mencolok. Pengembang Claude ini baru saja menutup putaran pendanaan dengan valuasi US$965 miliar, melewati pesaingnya, OpenAI. Sementara itu, pendapatan berjalan mereka melonjak dari US$10 miliar menjadi US$47 miliar dalam waktu sekitar satu tahun.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung

Anthropic has confidentially submitted a draft S-1 registration statement to the Securities and Exchange Commission.Pending completion of SEC review, this gives us the option to pursue an initial public offering.Read more: https://t.co/onGZAhRLvD

Dan Ives, Global Head of Tech Research di Wedbush, menyebut langkah ini sebagai langkah besar untuk Anthropic. Ia juga menilainya sebagai pembuka keran bagi pasar IPO yang mati suri selama beberapa tahun terakhir. Tiga konglomerat AI besar sekarang diperkirakan akan go public pada tahun 2026.

“Saat ini, dari sisi Anthropic, modelnya adalah yang terbaik di dunia, dan saya rasa tidak ada yang membantah hal itu […] Ini akan memberikan tekanan lebih kepada Open AI, yang menjadi fondasi revolusi AI,” tutur Ian Dives dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

Bagi saham AI secara umum, IPO ini menjadi sinyal kepercayaan. IPO ini membuktikan adanya permintaan institusi untuk eksposur ke AI dan mendorong Wall Street untuk mengevaluasi ulang nama-nama yang paling langsung diuntungkan pada fase siklus berikutnya.

Ives juga mengatakan kepada CNBC bahwa sektor teknologi sekarang sedang memasuki jam pertama pada inning ketiga dari supercycle AI. Kerangka waktu ini menandakan masih ada potensi kenaikan yang signifikan meski beberapa waktu terakhir sudah terjadi kenaikan harga.

Daftar belanja Ives dimulai dari saham chip. Nama pertama adalah NVIDIA, yang dia sebut sebagai Godfather of AI. Menurut perhitungannya, setiap satu dolar yang dikeluarkan untuk chip NVIDIA akan menghasilkan pengali US$8 hingga US$10 di… [content truncated]