PT Oura, perusahaan pembuat smart ring yang berbasis di San Francisco dan Finlandia, dikabarkan akan menggalang dana sebesar US$3 miliar melalui penawaran saham umum perdana (IPO) dalam waktu dekat. Berdasarkan laporan Bloomberg, langkah ini memicu kenaikan valuasi perusahaan dari sebelumnya hingga US$16 miliar atau setara dengan Rp256 triliun. Upaya ini menandai langkah besar Oura dari penilaian sebelumnya yang mencapai US$10,9 miliar pada September tahun lalu.
Kenaikan valuasi tersebut menjadi sorotan utama karena menunjukkan kinerja positif dalam jangka panjang. Investornya dinilai akan menjual sebagian besar saham mereka di penawaran ini. Hal ini cukup mencolok mengingat Oura telah menerima pendanaan sebesar US$875 juta pada Oktober tahun lalu, termasuk dukungan dari Fidelity, ICONIQ, Whale Rock, dan Atreides.
Namun, perubahan signifikan dalam valuasi ini juga diikuti oleh isu positif dan negatif. Dalam bidang keuangan, Oura menerima penawaran IPO secara rahasia pada bulan Mei lalu. Sementara itu, kami mengetahui bahwa perusahaan lain yang bergerak di sektor wearables seperti Whoop juga tengah mengalami transformasi besar. Perusahaan ini telah memperluas fokusnya dari pelacakan performa atlet elit ke fitur kesehatan dan deteksi kanker yang lebih luas, dengan valuasi naik hingga US$10 miliar pada bulan Maret lalu.
Namun, penting untuk diingat bahwa perubahan ini juga berarti penyesatan konsumen. Sebuah gugatan class action telah dirilis pekan lalu di San Francisco atas nama Oura karena klaim yang dipasarkan secara salah tentang akurasi fitur pelacakan tidur mereka.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** Oura
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Selasa, 25 Agustus 2026 07:01:54 WIB*